Friday, July 5, 2019

Special Cookie Arthdal Chronicles (Penjelasan untuk hal lainnya)

0 comments

Special Cookie Arthdal Chronicles (Penjelasan untuk hal lainnya)
Images by : instagram (@kimjiwon_ph ; @tvndrama. Official) ; twitter (@BillyRocks_13)
Jadi, gini semuanya. TVn itu di instagram-nya kadang suka kasih video Special Cookie mengenai Arthdal Chronicles. Sayangnya, dia buatnya dalam bahasa Korea, dan aku nggak paham. Untunglah di akun twitter @BillyRocks_13 dia ada buat terjemahannya dalam bahasa Inggris.
---
Special Cookie clip
Jadi, di Arthdal itu ada 8 dewa, yaitu :
-          Aramun Haesulla = Dewa Kerukunan dan Persatuan
-          Echabib (Dewa klan Hae) = Dewa Api
-          Isodunyong (Dewa suku Gunung Putih/klan Asa) = Dewa Air
-          Mihajae (Di duga dewa untuk suku Minoritas) = Dewa Berburu
-          Daraburu (Dewa suku Saenyeok) = Dewa Bumi
-          Yunseul (Dewa suku Minoritas) = Dewa Angin
-          Airuju = Dewa Matahari
-          Irae (Di anggap dewa suku Saenyeok) = Irae
 

Doa Asa Ron (Ep 04, Special Clip)
8 Dewa yang menentukan nasib dunia! Marilah kita menyadari kebodohan dan tidak pentingnya kita!
Dewa Bumi, Dewa dari Saenyeok, Daraburu!
Biarkan semua yang percaya padamu tahu kekuatan dari Isodunyong yang membawa surga ke Arth dengan memerintahkan nyala api ‘Untuk Tidur!” Yang naik ke langit ketika Anda datang ke Arth.
Dewa Angin, Yunseul!
Biarkan semua yang percaya padamu tahu bahwa ketika Bong-sae (sejenis elang) menutupi seluruh langit hingga malam terus berlanjut hngga ribuan hari, Isodunyong menggigit mata bands dengan kilat dan petih, kemudian membangunkan anda dan memulihkan musim semi di tanah ini.
Mihajae, Dewa Berburu dan Echabib, Dewa Api!
Biarkan semua yang percaya padamu tahu bahwa Isodunyong yang memberkatimu dengan busur dan anak panah, kehidupan seorang pejuang, membuat keturunan kita berlari di padang dan membuat api dari batu.
Juga,
Dewa hukum, Airuju!!
Biarkan semua yang percaya padamu tahu bahwa kau mengirimkan putramu Aramaun Haesulla pada kami semua.
Aramun Haesulaa, yang menyatakan bahwa “Di depan Isodunyong, tidak ada suku yang lebih unggul atau kalah unggul, dan harus selalu rendah hati di hadapan Isodunyong.”
Dewa dari Danau Surga, Dewa dari Gunung Putih dan Ibu dari semua makhluk, Isodunyong!
Rangkul semua sekutu itu! Ternak, biji-bijian, kekayaan dan rempah-rempat dan perunggu yang mereka tawarkan ke Assasi adalah jalan menuju Isodunyong dan cara bagi keluarga dan saudara untuk berkembang dan menjadi kuat. Ketauhi dan pahami…
----

Igutu (Ep 05, Special Clip)

Bukan sejak awal makhluk Igutu yang merupakan campuran Saram dan Neanthal, seseorang yang dapat bermimpi, di anggap mengerikan dan berbahaya. Semua itu di mulai ketika terjadi kebakaran besar di Arthdal ratusan tahun yang lalu. Tidak ada yang tahu darimana api berasal dan semua orang berduka.
Di saat itu, seseorang berteriak : “Ini perbuatan Igutu! Mereka yang menyalakan api!” Petugas yang marah mulai membunuh semua Igutu. Igutu tidak lah sekuat Neanthal dan bukanlah orang yang berkelompok. Mereka tidak berdaya. Ratusan nyawa di bunuh tapi para petugas berpikir bahwa perlu untuk menumpas habis penyebabnya.
By the way, bagi semua petinggi dan orang-orang Assasi, yang berakting seolah mereka semua ilahi walaupun tidak dapat bermimpi, Igutu adalah ancaman bagi mereka dan juga musuh, hanya karena Igutu dapat bermimpi. Sejak saat itu, Igutu dianggap sebagai hal yang kotor dan makhluk yang berbahaya. Tidak ada alasan lainnya.
---

Arthdal  yang lebih besar dan lebih kuat (Ep 07, Special Clip)
Narator : Sanung Niruha

200 tahun yang lalu, serikat Arthdal di dirikan oleh Aramun Haesulla. Dan kemudian, 50 tahun yang lalu, kami membuat perubahan besar di perserikatan kami. Bagaimana? KLAN HAE. Mereka datang ke Arthdal, dari tempat yang jauh di barat bernama Remus.
Gandum (Sorghum). Itu adalah gandum. Kenapa dengan Gandum? Kami juga menanam dan memakannya. Tapi, gandum mereka berbeda. Gandum kami tumbuh ke atas, kemudian menyebar dan semua bulir jatuh ke tanah. Walaupun, ini gandum bahkan jika dia sudah tumbuh sempurna, dia tetap berada di atas batang.
Oh, Dewa Daraburu! Mulai dari titik ini, pertanian besar di mulai di Assasi, perdangangan dengan Uritz dan Amine berkembang pesat dan tidak ada kelaparan di Asadal. Semua daerah yang mengeliling Arthdal, iri pada kami.
Tapi, yang paling mempesona dari semua hal hebat klan Hae adalah PERUNGGU! Api keras dan tajam itu terasa hebat di tanganku, ini bisa menjadi hal yang sangat besar bagi Arthdal. Tentu saja, ini bukan untuk klan Asa. Spiritualitas tidak kasat mata klan Asa tidak bisa melihat kekuatan pertanian,  yang juga melelehkan tembaga dan timah. Padahal, bahkan instrumen pertemuan dewa mereka di buat dari tetesan lonceng perunggu Dewa Api klan Hae, Echabib. Hahhahaha!
Aku! Akulah yang mengalahkan semua oposisi dan menerima klan hae. Beberapa berkata, aku membiarkan orang asing itu masuk untuk menjaga klan Asa.
Omong kosong! Aku, Sanung, Ketua suku Saenyeok hanya bermimpi mengenai Arthdal yang semakin besar dan kuat.
Yah, klan Asa hanya menjadi sedikit lebih sedih saja. *mengejek*
---

Mimpi atau Kebohongan (Ep. 08, Special Clip)
Narator : Asa Mot dan Rottip

Asa Mot : Dulu sekali, Isodunyong membuat Saram pertama, Asacho Haseuni dengan kemampuan berjalan di Arth. Saat itu, Saram mampu untuk mendengar suara Isodunyong dan bicara dengannya. Itu adalah dunia dimana kita bersama dengan Dewa dan segalanya di lakukan sesuai dengan perintah Isodunyong.
Namun, sejak dua bulan muncul, ada spesies lain yang melayani Dewa lain dari tempat lain. Harga diri dan kesombongan mereka mengalir hingga ke gunung putih dan menghina Isodunyong, dan gunung-gunung berteriak memuntahkan api. Jadi, sebagai hukuman, satu dari dua bulan, Isodunyong menyambar hal jahat awal dan kembali ke danau surga dan Saram di Arth akhirnya dapat hidup dengan damai. Bulan palsu itulah yang telah meresapi pikiran mereka dengan kebanggan dan roh jahat.
Rottip :  BOHONG! TIDAK PERNAH ADA DUA BULAN. MEREKA MENGARANG CERITA ITU!
Asa Mot : Tapi, sjeak saat itu, Isodunyoung tidak pernah bicara lagi pada Saram secara langsung dan hanya berbisik pada keturunan langsung Asacho Haseuni. Saram mulai bertingkah seolah mereka telah kehilangan mata dan telinga (kebenarannya : halusinasi yang di sebabkan bunga poppy). Di antara mereka, hanya yang memiliki keinginan dan spiritual terkuat yang dapat mendengar Isodunyong melalui latiahan terus menerus, ketika tertidur menunjukkan sesuatu dan memberitahu apa yang Isodunyong katakan. Itulah yang di sebut Mimpi.
Rottip :  KEBOHONGAN LAINNYA! ITU BUKANLAH MIMPI!!!
Asa Mot : walaupun, Neanthals dan Igutu mampu bermimpi tanpa latihan, tapi bukan Isodunyong yang muncul di mimpi mereka, melainkan ilusi jahat dari bulan palsu yang Isodunyong hukum. Para Neanthal yang menolak Dewa dan Isodunyong dan menganggap diri mereka sama dengan spirit, mari bakar mereka! Untuk mereka makhluk berdosa yang tidak tahu kapan harus berhenti!
Rottip : ARTHDAL ADALAH TEMPAT DI MANA KEBOHONGAN PALSSU, DAN MEMBUAT DIRINYA SENDIRI BERDUSTA JUGA.
---

Aramun Haesulla di bunuh (Ep. 10, Special Clip)
Narator : Chae-eun (Bacchidore – Asosiasi Pedagang)
Aramun Haesulla tidak pergi ke surga setelah membentuk Serikat Arthdal. Dia sebenarnya di bunuh oleh orang-orang Asssi. Yang mengejutkan adalah, Aramun Haesulla sebenarnya adalah Igutu. Menurutmu, kenapa orang-orang Assasi melakukan itu? Tidak begitu jelas. Beberapa berkata bahwa mereka bukanlah penerus asli dari Asa-sin dan takut akan kehilangan kekuatan mereka.
Tapi, ada satu juru tulis yang menyaksikan pembunuhan tersebut. Ketika orang-orang Asassi mengetahuinya, mereka mencoba membunuhnya, tetapi mereka tidak dapat menemukan juru tulis tersebut. Kemana juru tulis itu menghilang?
Juru tulis itu menyembunyikan dirinya di dalam gua Ggachi. Ketika bersembunyi di gua, dia menuliskan semua yang di lihatnya hari itu, dan semua yang di pelajarinya dari ajaran Asa Sin bersama dengan totem bunga yang dimana sekarang ini di larang oleh klan Asa di Arthdal. Itu adalah mural di gua Ggachi.
Beberapa tahun kemudian, gua itu di temukan oleh seseorang dan di sadari kalau itu adalah ajaran dari Asa Sin yang tulus dan juga mengenai kebenaran mengenai Aramun Haesulla. Mereka adalah Jiwa Gunung Putih. Hingga sekarang, banyak para pemberani yang keluar dengan simbol dari gunung putih di pasar dan ingin melanjutkan ajaran benar milik Asa Sin, tapi, tentu saja, merkea semua di tolak oleh klan Asa dan secara brutal di tekan sebagai pendosa. Apa itu akhirnya? Jika itu berakhir, bagaimana kami bisa tahu semua ini? rumor selalu mengelilingi orang yang hidup. Tidak ada satupun Dewa yang dapat mengalahkan kekuatan Dewa Rumor.
Ishillebu Seguma (Ini kehendak Dewa dan tidak dapat di hindari)
Cerita masih berlanjut. Ini adalah kehendak Dewa, jadi tidak ada yang bisa kita lakukan.

No comments:

Post a Comment