Sunday, August 18, 2019

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 10 - part 4

0 comments

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 10 – part 4
Network : OCN
Yoon A memperlihatkan sebuah artikel menarik yang di tulis oleh reporter Kang Ji Ho dari Prime Journal. Dia terkenal karena jurnalisme investigatif. Begitu memulai sesuatu, dia menggali sampai menemukan kebeneran. Dalam artikel yang ditulisnya, itu membahas tentang kemungkinan Han Su tidak bersalah. Dan menurut Yoon A mereka bisa coba mengirimkan surel kepadanya. Dan So Hyun setuju.
Diruang konseling. Tae Ra mengomentari betapa tidak tahu malunya Moo Hyuk sampai merahasiakan identitas. Dan Moo Hyuk dengan santai, menanyakan apakah Ki Hoon yang memberitahu.

“Pasti kamu menyembunyikan sesuatu. Karena kini sudah ketahuan, jangan sentuh catatan siswaku dan menjauhlah dari hidupku. Sebelum aku mengeksposmu,” ancam Tae Ra dengan cara halus.
“Silahkan,” balas Moo Hyuk, cuek.

Moo Hyuk dengan santai menuang air minum. “Beri tahu orang bahwa pengacara Han Su merahasiakan identitasnya dan datang ke sekolah. Maka kamu tidak perlu menyuruhku menjauhi catatan siswamu. Toh aku akan dipecat dari sekolah. Tapi beberapa hal pasti menghentikanmu mengungkap segalanya. Catatan siswamu diubah. Kepala Pelayan Lee, yang bekerja untukmu, tewas. Selain itu, Su Ah dirundung sampai mati olehmu.”
“Apa maksudmu? Kamu menuduhku melakukan apa?” balas Tae Ra, tidak terima.
Moo Hyuk menceritakan tentang Ye Ri yang telah memberitahukan semuanya kepadanya. Tae Ra merundung Su Ah, karena cemburu. Dan Moo Hyuk mengomentari betapa mengerikannya cinta, hingga bias menghancurkan persahabatan dalam semalam.
Mendengar itu, Tae Ra meremas tangannya, dia tampak sangat gugup.

“Ketika Su Ah ditikam, dimana kamu dan apa yang kamu lakukan?” tanya Moo Hyuk. Dan Tae Ra memandang ke arahnya. “Apa kamu bertengkar dengan Su Ah karena catatan siswamu? Dan akhirnya kamu membunuh dia?”
“Kamu konyol,” teriak Tae Ra. “Hari itu, aku ..”
Flash back
Dibioskop. Beom Jin secara diam- diam kembali duduk di samping Tae Ra yang masih tertidur. Dia tertawa dengan keras.
“Beom Jin,” panggil Tae Ra, ketika dia terbangun.
“Kamu bangun. Film ini lucu,” kata Beom Jin.

“Mm.. aku tidur sepanjang film. Aku masih mengantuk,” balas Tae Ra. Kemudian dia menyadarkan kepala nya di bahu Beom Jin. Dan Beom Jin membiarkannya.
Tapi didalam hati Tae Ra bertanya- tanya, apa yang sedang terjadi. Sebab dia mendengar bau hangus di tubuh Beom Jin.
Flash back end

Tae Ra diam. Dia tidak berani memberitahu Moo Hyuk tentang itu. Dan karena kata- kata Tae Ra sedikit menggantung, Moo Hyuk pun merasa penasaran dan bertanya.
“Apa? Apa yang kamu lakukan?” tanya Moo Hyuk.
“Pokoknya, aku sudah menekankan. Jauhi catatan siswa ku atau apapun yang berhubungan denganku. Dan tutup mulutmu,” balas Tae Ra. Lalu dia pergi.


Eun Hye menggerutu tentang Tae Seok yang sudah membuat kekacauan, tapi sekarang malah meninggal. Dan dia berharap itu tidak mempengaruhi mereka.
“Fokuslah mengelola akademimu untuk saat ini. Jika butuh nasihat hukum mengenai investasimu, firma hukumku akan selalu siap membantu,” kata Do Jin, menenangkan Eun Hye agar tidak perlu khawatir.
“Ya. Terima kasih. Mohon bantuannya,” balas Eun Hye.

Jae Woo menghancurkan semua dokumen yang terkait dengan Woonam sambil bertanya- tanya ada apa dan apakah dia harus memberitahu kan ini juga kepada Ki Hoon. Namun akhirnya dia memilih untuk menghancurkan saja semua dokumen yang ada.

Ki Hwan memberitahu para wartawan tentang meninggal nya Tae Seok. Yang diketahui, menyuap dewan direksi dan juga orang penting di Universitas Woonam agar terpilih menjadi penawar penting untuk mengambil alih universitas. Dan menurut kesaksian keluarga, Tae Seok menjadi sangat cemas saat kejaksaan memulai penyelidikan, karena itulah maka Tae Seok pun bunuh diri.
Jadi karena itu, maka kepolisian menyimpulkan kematian Lee Tae Seok sebagai  bunuh diri. Dan Investigasi akan di akhiri disini.
Menonton berita tersebut, Tn. Kim mengomentari bahwa ini baru tiga hari semenjak kematian Tae Seok, tapi kasusnya sudah di tutup dan diumumkan di depan pers. Dan menurutnya, ini tampak seperti polisi yang ingin mengakhirinya.

Hyun Jung kemudian mengambil tas nya dan bergegas untuk pergi. Melihat itu, Tn. Kim bertanya mau kemana Hyun Jung. Tapi Hyun Jung tidak menjawab dan pergi.

Moo Hyuk menjelaskan informasi yang di milikinya kepada Hyun Jung yang datang ke tempatnya. Dimulai dari Lee Jung Suk, kakak Tae Seok, orang yang bersaing dengan Tae Seok untuk posisi direktur. Keduanya memiliki hubungan buruk.
“Lee Jung Suk memiliki alibi kuat. Perawat bersaksi dia bersama Ayahnya di rumah sakit sepanjang malam,” jelas Hyun Jung. Dan Moo Hyuk pun mengeliminasi Jung Suk.

Selanjutnya, Lee Do Jin dan Woo Eun Hye. Mereka berdua bertengkar dengan  Tae Seok di hotel. Mereka punya motif yang kuat untuk melakukan pembunuhan.
“Tapi pertengkaran mereka disaksikan oleh semua orang. Mereka pasti tahu akan dicurigai, begitu kematiannya ternyata bukan bunuh diri,”  jelas Won Suk. Dan Moo Hyuk setuju, maka dia pun mengeliminasi Do Jin.

“Dia tidak akan berani melakukannya. Membunuh Tae Seok bisa mengungkap bahwa catatan siswa putrinya telah di manipulasi,” jelas Hyun Jung mengenai Eun Hye. “Selain itu, Sang Bae tidak mungkin melakukan nya juga. Dia tidak punya nyali,” kata Hyun Jung. Sehingga Moo Hyuk pun mengeliminasi mereka berdua.

Berarti yang tersisa hanyalah Anggota Kongres Yoo Yang Ki, orang yang memperkenalkan RUU khusus yang bisa membantu Tae Seok mengambil alih universitas. Selain itu, dia yang paling mungkin menjadi Panggilan Cepat Nol dan orang yang membunuh Tae Seok serta Jung Su Ah.
“Itu mengubah segalanya. Tapi dengan kuasa yang dimilikinya, dia pasti bisa menutupi semuanya diam-diam. Untuk apa dia membunuh?” tanya Hyun Jung.
“Itu juga bisa berarti keadaannya mustahil untuk ditutupi diam-diam. Bagaimana jika Yoo Yang Ki tahu perbuatan Lee Tae Seok terhadap Lee Do Jin dan Woo Eun Hye di resital? Dia pasti ingin membungkam Lee Tae Seok bagaimanapun caranya. Meski itu berarti Lee Tae Seok harus dibunuh,” jawab Moo Hyuk.
Dan Won Suk serta Hyun Jung, mereka berdua sama- sama merasa itu benar.

***
Numpang Iklan Sejenak, All 😊
Tolong bantu follow/like/share/shopping akun ig aku di atas (kalau bersedia). Apapun bentuknya, sangat berterimakasih. Apalagi selama follow, like dan share masihlah gratis.
Terimakasih banyak sebelumnya. Kamsahamnida. XieXie. Arigatou. Thank u very much.

Terimakasih juga karena masih tetap membaca di blog ini. Dan untuk yang meninggalkan komentar, thank you very much. Tanpa kalian, para pembaca, blog ini tidak akan bisa bertahan.

No comments:

Post a Comment