Sunday, December 1, 2019

Sinopsis Web K- Drama : One Fine Week / 7 Days of Romance Episode 8

0 comments

Original Network : Naver TV Cast vLive


Saat Syuting. Da Eun merasas sangat gugup, sekali- kali dia melirik ke arah bibir Jung Woo. Dan saat Jung Woo berbicara, dia tidak sanggup untuk menatap nya. Karena dia selalu teringat akan ciuman mereka.
Dengan heran, Jung Woo bertanya, hal aneh apa yang sedang Da Eun pikirkan. Dan dengan cepat, Da Eun menjawab tidak sambil memperhatikan bibir Jung Woo. Dan Jung Woo tersenyum seperti mengerti.

Jung Woo kemudian membuka amplop misi. Dan mereka membaca nya bersama. [Misi : Persiapkan pertunjukan bersama].
“Pertunjukan? Apakah ini artinya kita akan tampil diatas panggung?”
“Begitulah. Oh, aku punya sesuatu yang bisa kita nyanyikan bersama. Ini apa yang ku tulis sebelumnya. Apa kamu ingin mendengar itu?” tanya Jung Woo. Dan dengan gugup, Da Eun meremas tangannya.
Ari kaget saat menemukan Ji Han serta Byul yang tertidur bersama di dalam café. Dan dia pun langsung membangunkan mereka berdua. Lalu dia duduk diantara mereka dan bertanya, apa yang terjadi antara mereka berdua.

“Penjelasan apa.. aku tidak ingat apapun. Kami hanya tertidur ketika minum- minum,” jelas Ji Han dengan sedikit gugup. Dia teringat lagi akan pembicaraan nya dengan Byul semalam, dan karena itu, dia pun hampir saja tersedak lagi ketika minum.
“Cukup. Kamu saja yang jelaskan, unni,” kata Ari. Dan Byul pun teringat pada pertanyaan nya kepada Ji Han semalam.
“Itu saja. Kami hanya minum,” jelas Byul dengan sedikit gugup juga.

Ari tidak percaya, dia yakin pasti ada sesuatu yang terjadi semalam. Karena tidak mungkin seorang wanita dewasa dan pria dewasa, bersama- sama didalam satu ruangan, minum- minum, dan mereka tidak berkencan.
“Apa yang kamu bicarakan,” keluh Ji Han, mengelak.
“Kakak ku dan penari utama di Angels? Woah, serius? Kemudian semua anggota Angels akan mengunjungin toko kopi kita, benar? Berapa umur Haneul ya? Jika kami seumuran, maka kami bisa menjadi teman,” gumam Ari dengan senang. Dan dia pun segera mengeluarkan hp nya untuk mencari informasi tentang Haneul.
Mendengar itu, Ji Han tersenyum. Sementara Byul diam saja.

Ari tiba- tiba saja menemukan sebuah artikel yang sangat mengejutkan. Dan dia memperlihatkan artikel tersebut kepada Byul.
Han Jung Woo, berkencan dengan Kim Byul? Agency Kim Byul mengetahui nya.
Membaca artikel tersebut, Byul sangat terkejut. Dan langsung pergi.

Byul menelpon Chulgu, dan menanyakan tentang artikel tersebut. Dia bertanya, apa maksud tulisan di artikel bahwa agency mengetahui nya. Dan Chulgu menjelaskan bahwa boss yang mengatakan itu, Boss sengaja mengatakan kalau pihak agency tahu, sehingga berita itu akan menjadi topik hot, begitu juga dengan Byul.
Chulgu menenangkan Byul untuk tidak khawatir, karena orang- orang akan segera melupakan hal itu juga nanti nya. Dan Byul menanyakan, bagaimana keadaan Da Eun, karena mereka telah berjanji kepada Da Eun bahwa itu hanya untuk satu minggu saja. Jadi bila gosip ini memanas, maka Da Eun akan dalam bahaya, sebab Jung Woo memiliki begitu banyak fans stalker.
“Apa yang harus aku lakukan kemudian, Byul?” tanya Chulgu, cemas.
“Apa kamu tahu nomor kamar hotel Da Eun?”

Fans stalker Jung Woo datang ke hotel tempat Da Eun serta Jung Woo menginap. Dia merasa sangat kesal, ketika melihat artikel mereka berdua yang sedang berciuman di taman.
Byul meminta izin pada Ji Han untuk mengambil off. Dan Ji Han mengiyakan, lalu dia menanyakan alasan Byul. Dan Byul pun menjelaskan bahwa dia mau pergi ke hotel tempat Da Eun menginap. Dia mau berganti balik dengan Da Eun hanya untuk satu hari ini saja, karena terlalu berbahaya bagi Da Eun sendirian disana.
Mendengar itu, Ji Han pun diam dan berpikir. Lalu dia mengajak untuk mereka pergi bersama- sama. Dan Ari pun langsung ingin ikut juga, dengan alasan dia ingin bertemu dengan Da Eun. Dan Byul pun mengizinkan mereka berdua untuk ikut.


Da Eun dan Jung Woo berkerja sama dalam menciptakan lirik lagu. Setelah itu, Jung Woo mencoba mencari nada yang pas. Sementara Da Eun mencoba menyanyikan lirik tersebut, dan menyusun ulang bagian yang tidak pas.
Didalam kamar. Da Eun duduk dengan lemas. Dia merasa sangat lelah, karena ini bukan lah tugas yang mudah ternyata. Dia tidak tahu harus melakukan apa.
Fans stalker Jung Woo memasukan obat ke dalam makanan. Lalu dia membunyikan bel kamar Da Eun. Dan pergi.

Da Eun merasa heran, siapa yang mengirimkan makanan kepadanya, karena tidak ada siapapun diluar. Lalu saat dia membuka duduk nampan, dia merasa sangat bingung, karena di dalamnya hanya ada satu permen karet saja. “Mereka mengirimkan ini untuk dimakan?” gumam nya, bingung.

Ternyata orang yang menukar makanan di dalam nampan, itu adalah Ari. Dan setelah Da Eun masuk kembali ke dalam kamar. Dia pun merasa sangat senang dan lega. Lalu kemudian tanpa sengaja, dia bertemu dengan fans stalker Jung Woo yang sedang memperhatikan nya dari jauh.
“Hey!” teriak Ari, mengejar nya. Dan fans stalker tersebut langsung berlari pergi.

Byul memperhatikan semua poster hinaan dirinya yang ditempelkan disekitar tangga hotel. Dan Ji Han pun merobek poster tersebut satu persatu dari dinding.
“Byul, mari tidak melihat ini dan pergi ke café di bawah untuk menenangkan diri,” ajak Ji Han sambil tersenyum menenangkan. Dan Byul pun mengerti.


Fans Stalker Jung Woo melihat itu, dan dia pun mendekati Byul. Karena Byul sedang mengenakan masker hitam, maka fans stalker tersebut jadi tidak mengenali nya.
“Mengapa kamu melepaskan ini?” tanya fans stalker. Dan Byul meminta maaf. “Kamu pikir kamu siapa?” tanya fans stalker tersebut dengan kesal. Lalu tiba- tiba dia merasa seperti mengenali Byul.

“Hey kamu!” teriak Ari memanggil si fans stalker tesebut. “Karena orang sepertimu, banyak fans baik seperti ku terkena kritikan juga!” keluh nya. Dan fans stalker tersebut langsung melarikan diri lagi.
Ketika sedang berjalan- jalan disekitar hotel, Da Eun tidak sengaja bertemu dengan fans stalker tersebut. Dan dia langsung mengenali kalau fans stalker itu adalah orang yang menyuruh nya untuk tanda tangan kemarin. Jadi dia pun menghentikan fans stalker tersebut dan tidak mau melepaskan nya.
“Aku pikir aku mengenal mu. Itu kamu, benar? Fans stalker Jung Woo,” kata Da Eun degnan tegas. Dan fans stalker tersebut langsung melarikan diri darisana.

Da Eun mengejar fans stalker tersebut, dan menahan nya dilantai. Si fans stalker memberontak untuk melepaskan dirinya. Tapi dia tidak bisa. Jadi dia pun mengancam kalau dia akan menuntut Da Eun karena telah perbuat kasar padanya. Dan Da Eun tidak takut.
“Jika ini masuk ke internet, kamu akan habis. Tidak tahukah kamu berat nya tekanan dari seorang fans?” ancam si fans stalker.
“Jangan khawatir. Tidak seorang pun yang berpikir kalau kamu seorang fans,” balas Da Eun dengan tenang.
“Lepaskan aku!!” teriak si fans stalker. Tidak terima.

Manajer Jung Woo menelpon Jung Woo. Dan ketika Jung Woo mengangkat telpon nya, dia langsung mengomeli Jung Woo yang tidak sedari tadi mengangkat telponnya. Dan Jung Woo pun meminta maaf, lalu bertanya ada apa.
“Kamu kehilangan pikiranmu? Fotomu dan Byul, apa yang terjadi? Ini sudah masuk berita. Foto kamu dan Byul yang berciuman,” kata si Manajer dengan cemas.
“Ciuman? Tunggu,” balas Jung Woo, terkejut. Lalu dia langsung memeriksa artikel di internet.

“Agency nya yang sangat senang, kamu tahu? Dengarkan baik- baik. Di syuting hari ini, ketika kamera sudah mulai merekam, katakan ‘hai’ kepada orang- orang, dan katakan kalau kamu mau menjelaskan artikel itu, jelaskan kalau foto itu hanya untuk pertunjukan saja, itu semua sudah ada di naskah. Mengerti?”
Mendengar itu, Jung Woo merasa tidak senang dan bingung harus bagaimana.

Seorang kru memanggil Jung Woo untuk segera turun ke bawah.

Kru program meminta Da Eun untuk melepaskan fans stalker tersebut. Dia berjanji kalau dia yang akan mengurus fans tersebut. Tapi Da Eun tidak mau melepaskan fans stalker tersebut, karena dia yakin kalau fans stalker tersebut akan kabur. Jadi dia meminta kru untuk membantu menelpon kan polisi saja.
“Saat program mu sudah selesai, aku akan menyebarkan ini ke internet,” ancam si fans stalker. Dan Kru pun semakin memaksa Da Eun untuk melepaskan fans stalker tersebut. Tapi Da Eun tetap tidak mau.

Ketika Jung Woo datang, kru langsung meminta tolong padanya untuk mencoba berbicara kepada Da Eun. Karena jika Da Eun terus seperti ini, maka program mereka akan dalam bahaya. Dan Jung Woo diam sambil memperhatikan Da Eun.
Jung Woo mengingat semua perkataan Da Eun. Dan dia mengingat semua penderitaan yang dilalui nya dikarena fans stalker tersebut. “Telpon polisi.”

“Apa?!”
“Telpon mereka. Aku yang akan menjelaskan nya,” tegas Jung Woo. Dan Kru program merasa sangat terkejut mendengar itu.

Diatas panggung. Jung Woo melirik ke arah Da Eun yang masih berada dibelakang panggung. Dan Da Eun tampak sangat gugup. Lalu dia pun menyapa para penonton yang berada di studio.

“Halo. Aku Han Jung Woo. Tentang gosip kencan dengan Kim Byul, kalian ingat?” tanya Jung Woo. Dan para penonton mulai heboh ingin tahu kebenaran gosip itu. Sementara Da Eun, dia merasa sangat gugup sekali.
“Aku mau menggunakan kesempatan ini untuk menjelaskan sesuatu kepada kalian. Artikel dan foto yang kalian lihat … (Manajer : Itu semua hanya untuk pertunjukan). Itu semua nyata,” jelas Jung Woo dengan tegas. Dan mendengar itu, Da Eun terkejut. Begitu juga dengan para penonton.

Jung Woo kemudian berjalan ke belakang panggun dan memegang tangan Da Eun. “Ayo. Kita bisa melakukannya. Kita sudah prakter keras. Keluarlah ketika kamu sudah siap,” ajak nya dengan perhatian. Lalu dia kembali masuk ke dalam panggung sendirian dan mulai bernyanyi. Dan para penonton memotret nya.
Sementara di belakang panggung, Da Eun berusaha untuk menenangkan dirinya sendiri.
Jung Woo : Aku kehilangan waktu yang menuju ke hati ku
Aku tidak bisa tidur, walaupun bintang malam telah bersinar
Bagaimana kamu?
Da Eun arkhirnya berhasil menenangkan dirinya sendiri. Dan dia berjalan ke arah panggung dan duduk di sebelah Jung Woo.
Da Eun : Itu adalah hari- hari yang tenang tanpa hal aneh
Akankah hal seperti fatamorgana terjadi padaku juga?
Apa kamu tahu?
Jung Woo dan Da Eun :
Bahkan jika itu sebuah mimpi yang menyakitkan
Bahkan pada waktu yang tidak diketahui seperti ini
Jung Woo : Jika kamu di sini
Da Eun : Jika aku melihat padamu
Jung Woo dan Da Eun : Aku tidak lagi takut
Aku pikir aku tahu sedikit sekarang bahwa cinta adalah segalanya
Jung Woo : Jangan berubah
Dau Eun : Aku tidak akan berubah

Jung Woo dan Da Eun : Cintaku
Jung Woo mememgang tangan Da Eun dengan erat. Dan merasakan itu, Da Eun terkejut, karena dia tidak menyangka.
Jung Woo : Aku mungkin telah menunggu moment ini
Da Eun : Bahkan jika kegelapan menutupi

Jung Woo : Bahkan jika dingin malam datang
Jung Woo dan Da Eun :  Mari ingat ini
Jung Woo dan Da Eun saling menatap sambil saling mengingat kenangan bersama mereka selama beberapa hari ini. Mereka saling menatap sambil bernyanyi. Seakan dunia hanya milik mereka berdua saja.
Jung Woo : Bahkan jika itu sebuah mimpi yang menyakitkan
Dau Eun : Bahkan pada waktu yang tidak diketahui seperti ini
Jung Woo : Jika kamu di sini
Da Eun : Jika aku melihat padamu
Jung Woo dan Da Eun : Aku tidak lagi takut
Aku pikir aku tahu sedikit sekarang bahwa cinta adalah segalanya
Jung Woo : Jangan berubah
Dau Eun : Aku tidak akan berubah
Jung Woo dan Da Eun : Cintaku

No comments:

Post a Comment