Sunday, February 2, 2020

Sinopsis K- Drama : Crash Landing On You Episode 11 - part 3

0 comments

Network : tvN Netflix


Se Jung dan Hye Ji datang ke rumah menemui Ibu. Mereka menjelaskan kalau mereka memiliki sebuah informasi yang sangat berharga. Dan Ibu malas mendengar kan mereka, sebab dia lelah, jadi dia menyuruh mereka untuk mempersingkat nya.
“Ini sangat berharga. Bagaimana bisa disingkat?” kata Se Jung dengan sikap berlebihan. “Ini mengenai apa yang terjadi setelah Se Ri menghilang dan kenapa dia bisa pulang dengan selamat setelah sebulan. Se Ri…”
“Berada di Korea Utara,” jelas Hye Ji langsung. Dan Ibu terkejut.

Hye Ji menjelaskan kalau informasi ini mereka dapatkan setelah melewati berbagai rintangan. Dan apa yang paling mengejutkan adalah Se Hyung tahu mengenai Se Ri berada di korea utara, tapi Se Hyung menyembunyikan informasi ini. Dan Ibu semakin merasa terkejut.
“Mungkin dia ingin adikku mati di tempat mengerikan itu,” kata Se Jung dengan sikap sok peduli kepada Se Ri. “Kenapa dia sampai melakukan itu demi jadi pewaris? Ibu, memangnya memberi bajingan kejam kekuasaan seperti itu ide yang bagus?” tanya Se Jung, mengambil kesempatan.
“Kamu yakin soal ini?” tanya Ibu, memastikan.

Se Jung : Ada pria bernama Manajer Oh.  Dia informan Gu Seung Jun di Tiongkok. Aku tahu dia menemui Se Hyung dan Sang Ah beberapa kali, jadi, aku menggali informasi dan tahu soal ini. Manajer Oh baru saja datang ke Seoul. Entah apa rencananya. Tampaknya berhubungan dengan kembalinya Se Ri, jadi, aku menyelidikinya.
Manajer Oh menerima telpon dari seseorang. “Halo, Pak…  Kudengar begitu… Malam ini? Tentu… Akan kami bahas dan perhitungkan… Kita mau bertemu di mana?”

Se Ri menunjukkan berita tentang Jung Hyuk yang muncul di Internet. Pria Tampan Berperilaku Menawan. Membaca berita tersebut, Jung Hyuk merasa sedikit menyesal karena telah bertindak ceroboh dengan membantu menahan pintu. Namun saat dia membaca komentar banyak orang yang memuji nya, dia merasa sangat senang dan terus membaca nya.
“Itu membuatmu senang?” tanya Se Ri sambil mendengus.

Cheol Gang berdiri di depan pintu dan mendengarkan pembicaraan mereka berdua.

Se Ri menyingkir sedikit dari layar komputer. Karena Jung Hyuk masih ingin terus membaca komentar diinternet tersebut. “Jung Hyuk, aku harus bekerja,” kata Se Ri mengingatkan. Dan Jung Hyuk tersenyum padanya, lalu lanjut membaca komentar di internet.
Hp Jung Hyuk berbunyi. Dan Se Ri kaget, sebab dia tidak tahu kalau Jung Hyuk ada hp. Lalu dia bertanya, siapa yang menelpon Jung Hyuk. Dan Jung Hyuk diam.
Jung Hyuk pergi ke dekat tangga yang sepi dan menjawab telpon. “Sudah atur pertemuan dengan Cho Cheol Gang? … Di mana?”

Jung Hyuk kembali ke ruangan Se Ri dan memberitahu bahwa dia harus pergi malam ini. Dan Se Ri langsung menebak, apakah ini ada hubungan nya dengan Cheol Gang. Dan Jung Hyuk menggelengkan kepala nya, sebab dia masih belum tahu.
“Kuantar. Kita pergi bersama,” kata Se Ri. Tapi Jung Hyuk menolak. “Pasti berbahaya. Kamu di Seoul, bukan Pyongyang. Jangan berkeliaran sendirian.”


“Aku tahu itu berbahaya. Itulah alasanku tidak ingin mengajakmu. Jika kutangkap dia di sana, aku bisa langsung pergi malam ini,” jelas Jung Hyuk. Dan Se Ri merasa sedih, tapi dia berusaha untuk paham.
“Tetap saja, aku ingin mendengar suaramu jika aku tidak bisa menemuimu lagi,” jelas Se Ri. Kemudian dia meminta hp Jung Hyuk. Dia memasukkan nomor nya dan mengunduhkan app GPS, sehingga mereka bisa saling melacak lokasi masing- masing, ini untuk berjaga- jaga.


Jung Hyuk pergi menemui informan yang menghubungi nya. Sesampainya dia ditempat yang di janjikan, tempat itu sangat sunyi. Dan Jung Hyuk pun merasa curiga. Dia menghubungi nomor informan nya dan mendengar bunyi hp di dalam salah satu bangunan gedung. Dia masuk ke dalam sana dan menemukan hp tersebut tergeletak diatas meja.

Tiba- tiba dari belakang seseorang muncul dan ingin menyerang Jung Hyuk. Tapi untungnya Jung Hyuk menyadari itu, dan berhasil menjatuhkan orang tersebut. Lalu ntah darimana, banyak orang yang bermunculan di sekitar nya dan menyerang nya juga.
Se Ri masih sibuk bekerja di kantornya. Dia melihat kembali video Jung Hyuk yang tersebar di Internet dan tersenyum sendiri. Lalu dengan cemas, dia bertanya, apakah Jung Hyuk baik- baik saja. Dan dia pun mengirimkan pesan kepada Jung Hyuk untuk bertanya.

Pada saat berjalan ke arah lift. Se Ri berpapasan dengang Cheol Gang. Tapi dia tidak menyadarinya.
Ketika Se Ri masuk ke dalam lift. Cheol Gang mengambil jalan lain.

Pintu lift terbuka di lantai lain. Dan Se Ri merasa bingung ada apa, karena tidak ada siapapun di luar. Jadi dia pun menutup kembali pintu lift.

Jung Hyuk bertarung melawan orang- orang yang menyerang nya. Dia menjatuhkan mereka semua dan berniat segera pergi darisana. Tapi ternyata ada seorang lagi yang bersembunyi, dan ketika Jung Hyuk akan pergi, orang tersebut datang dan menyerang Jung Hyuk dengan pisau. Tapi untungnya, Jung Hyuk berhasil menghindar dan menjatuhkan nya juga.

Se Ri berjalan ke arah mobilnya. Dia sebenarnya ingin masuk ke dalam begitu saja, tapi dia teringat tentang apa yang di ajarkan oleh Jung Hyuk. Jadi dia pun berdiri di depan mobil dan mengetuk nya terlebih dahulu. Tepat disaat itu, dia melihat ada seseorang di dalam mobilnya.


Melihat itu, Se Ri merasa terkejut. Tapi dia tidak memperlihatkan keterkejutannya dan tetap bersikap dengan tenang. Dia berjalan perlahan menjauhi mobil dan mengeluarkan hp nya dari saku.


Cheol Gang sadar kalau Se Ri sudah tahu. Jadi dia pun keluar dari mobil dan mengejar Se Ri. Dan Se Ri berlari secepat mungkin menjauh darinya. Tanpa sengaja hpnya terjatuh. Dia ingin mengambilnya tapi tidak mungkin, jadi dia pun terus lanjut berlari.
Cheol Gang kehilangan jejak Se Ri.

Jung Hyuk menghubungi Se Ri. Tapi tidak ada jawaban. Jadi dia pun memeriksa lokasi Se Ri. Lalu dia berlari untuk segera menemuinya.
Cheol Gang mencari Se Ri yang bersembunyi di parkiran.

Se Ri merasa lega saat Cheol Gang tidak menemukkan nya dan dia langsung pergi ke ruang CCTV untuk bersembunyi dan memperhatikan Cheol Gang yang masih mencarinya.

Cheol Gang menemukan Se Ri. Dia mengeluarkan pistol yang di sembunyikannya di saku.

“Jangan datang,” pinta Se Ri dengan takut.

Jung Hyuk menelpon Se Ri. Dan dia merasa lega saat ada yang mengangkatnya. Tapi tiba- tiba dia merasa panik, karena yang menjawab hp Se Ri adalah Cheol Gang.
“Syukurlah bisa menemuimu di Selatan. Kupikir kamu tidak akan datang. Aku kagum,” kata Cheol Gang.
“Kenapa kamu memegang ponsel ini?” tanya Jung Hyuk dengan waspada.
“Aku bersama Yoon Se Ri saat ini. Kamu tahu kita tidak bisa menghubungi polisi. Aku tidak bisa menunggu lama. Jangan tutup telepon ini, datanglah,” ancam Cheol Gang.
Dengan perasaan panik bercampur cemas. Jung Hyuk segera berlari sekencang mungkin.

Jung Hyuk sampai di parkiran gedung perusahaan Se Ri. Cheol Gang mengarahkan pistol nya ke arah Jung Hyuk. “Aku bisa melihatmu. Angkat juga tanganmu satunya lagi,” ancam nya. Dan Jung Hyuk pun melakukannya. “Jika kamu melakukan sesuatu, akan ku tembak kepala wanita ini. Terus lihat ke depan dan jalan.”
“Jika kamu sentuh sehelai pun rambutnya, aku akan membunuhmu,” balas Jung Hyuk.

“Tentu. Katakan apa pun yang kamu mau karena ini kesempatan terakhirmu,” kata Cheol Gang dan dia siap menarik pelatuknya. Tapi tiba- tiba semua lampu di parkiran mati.


“Cho Cheol Gang!” panggil Se Ri, ntah darimana. “Jangan membual!” bentaknya marah. Dan Jung Hyuk mendengarkan dengan fokus. “Jung Hyuk, larilah. Dia berbohong. Dia pegang pistol. Aku tidak apa- apa,” jelas Se Ri dengan cepat. Dia bersembunyi di belakang dinding, di dekat mereka berdua.
Cheol Gang berlari untuk mencari Se Ri.

Se Ri ingin kabur darisana. Tapi seseorang langsung menarik tangannya dan menutup mulutnya. Orang itu adalah Jung Hyuk.

Secara perlahan Jung Hyuk menurunkan tangannya dari mulut Se Ri dan dia bernafas lega sambil memandang Se Ri. Yang balas memandang nya.

7 tahun lalu. Di swiss.
Se Ri duduk sendirian di pinggir laut sambil membuang batu- batu kecil ke dalam nya.

Se Ri berjalan sendirian di jalan. Dibelakang nya, Seo Dan turun dari kereta.

Seo Dan berbelanja di toko manisan. Dan Se Ri merekomendasikan manisan yang enak kepada Seo Dan. “Ini enak. Ini memperbaiki suasana hatimu saat kamu kesal atau depresi,” jelas Se Ri sambil terus mengunyah. Dan Seo Dan diam. “Ternyata kamu bukan orang Korea. Maaf,” kata Se Ri menggunakan bahasa Inggris. Lalu dia membayar manisannya dan pergi.
Seo Dan mengambil beberapa manisan coklat rekomendasi dari Se Ri dan memakannya.


“Dia (Pria) pantas dapat yang lebih baik,” gumam Se Ri, sebelum mulai menfoto Jung Hyuk serta Seo Dan yang meminta bantuannya untuk memotret mereka.
Jung Hyuk tersenyum menatap ke arah Se Ri. Sementara Seo Dan menatap ke arah Jung Hyuk.

“Kalian tampak serasi,” puji Se Ri sambil mengembalikan kamera Jung Hyuk. Lalu dia pun berjalan pergi darisana. Dan Jung Hyuk tersenyum menatap nya.
Seo Dan merasa cemburu melihat tatapan Jung Hyuk untuk Se Ri. Dia menjauh sedikit dan mengeluarkan manisan coklat yang dibawa nya. Lalu dia teringat akan Se Ri dan memandang ke arah Se Ri yang berjalan pergi. Dan dia memakan manisan coklat nya sambil berjalan pergi.

Jung Hyuk merasa bingung, ketika melihat Seo Dan berwajah muram dan berjalan pergi meninggalkan nya begitu saja. Dan dia pun mengikutinya.
Se Ri dengan Jung Hyuk dan Seo Dan. Mereka bertiga berjalan ke jalan yang berbeda.

No comments:

Post a Comment