Sinopsis K- Drama : Flower Of Evil episode 5 part 4






Sinopsis K- Drama : Flower Of Evil episode 5 part 4
Original Network : tvN

Ji Won menggoyangkan tubuh Hee Sung untuk menyadarkannya, tapi Hee Sung sama sekali tidak membuka matanya. Dan dengan panik, dia mencoba untuk membuka ikatan di tangan Hee Sung. Tapi dia agak kesulitan untuk melakukan itu.


Kyung Choon berhasil melepaskan dirinya. Dan ketika Detektif Im masuk ke dalam, dia menggunakan Detektif Choi sebagai sanderanya.


“Tembak dia. Tembak saja!” perintah Detektif Choi. Dan Detektif Im merasa ragu. “Mari lihat siapa yang mati,” teriaknya.


Ji Won naik ke permukaan dan mengambil nafas panjang. Lalu dia masuk kembali ke dalam air dan memberikan nafas kepada Hee Sung. Dia melakukan hal itu berulang kali.


“Minggir! Minggir!” perintah Kyung Choon sambil membawa Detektif Choi melangkah maju.
Dengan emosi, Detektif Choi mengumpulkan tenaga nya dan melangkah mundur. Tanpa sengaja kepala Kyung Choon terkena benda tajam yang berada di belakang nya. Lalu diapun terjatuh ke lantai.

Detektif Im tidak memperdulikan Kyung Choon. Dia lebih mempedulikan Detektif Choi yang berdarah dan tidak sadarkan diri.


Hee Sung tersadar sedikit. Dan ketika dia membuka matanya, dia melihat wajah khawatir Ji Won di hadapan nya. 
Hee Sung : “Haruskah kuberi tahu orang seperti apa aku?”

Flash back. Musim semi. 2008. Ditaman.

Hee Sung memberitahukan tentang dirinya kepada Ji Won. Dia tidak pernah lulus SMA, tidak ada alasan, dia hanya kesulitan untuk menyesuaikan dirinya. Dia pernah menjadi anggota geng, dan setiap hari dia berkelahi. Dia pernah meninju seorang pria, tapi dia bahkan tidak menyadari buku jarinya terluka. Baginya itu terasa menyenangkan. Ji Won mendengarkan itu dengan serius.

 



“Selain itu …” kata Hee Sung sambil menatap ke jalan yang sepi. “aku melihat hal-hal yang tidak seharusnya. Pikiranku tidak normal,” katanya. Dia melihat Do Min Seok.
“Apa persisnya yang kamu lihat?” tanya Ji Won sambil mengikuti arah pandang Hee Sung.

“Orang mati.”


“Kamu pasti mencintai orang itu,” kata Ji Won dengan yakin. “Mendiang nenekku pernah muncul dalam mimpiku. "Nenek boleh pergi sekarang. Berhentilah mengkhawatirkanku dan beristirahatlah dengan tenang." Dia mendengarku lalu pergi.”

“Kamu benar-benar bebal.”



Dengan tegas, Ji Won menyatakan bahwa dia akan menyukai Hee Sung dari sekarang. Dia akan mendampingi Hee Sung. Dan dia akan mengajari Hee Sung, semua yang Hee Sung tidak ketahui. Lalu suatu hari, Hee Sung akan melihat keadaan berubah dan Hee Sung akan terkejut. Ji Won mengatakan itu dengan peunuh keyakinan.

Mendengar itu, Hee Sung diam dan memandangi Ji Won dengan serius.

“Sulit dipercaya,” keluh Ji Won, malu- malu. “Kamu melakukannya lagi dengan tatapan itu. Jantungku berdebar kencang.”
“Kamu adalah misteri bagiku,” komentar Hee Sung.

“Apakah itu berarti kamu menyukaiku?” tanya Ji Won, bersemangat.

Ji Won tersenyum senang dan mengajak Hee Sung untuk berciuman. Dan Hee Sung diam serta menutup matanya. Dia tidak menolak ciuman dari Ji Won.


Lalu untuk sesaat, Hee Sung membuka matanya kembali, dia menatap ke arah Do Min Seok berada. “Ayah boleh pergi sekarang. Aku ingin tetap di sini. Jadi, kumohon... Pergilah,” pintanya.

Dan Do Min Seok beneran pergi menjauh. Hee Sung terkejut melihat itu.



“Sekarang bagaimana? Mau minum?” tanya Ji Won. Dan tanpa mengatakan apapun, Hee Sung mencium Ji Won. Kali ini mereka berciuman dengan lebih mesra.

Flash back end


Hee Sung menatap wajah Ji Won dengan serius.

Ji Won naik ke permukaan, dia mengambil alat tajam dan masuk kembali ke dalam air. Lalu dia memotong tali yang mengikat tangan Hee Sung dan membawa Hee Sung ke permukaan.

Ji Won kemudian meneka dada Hee Sung dan memberikan pernafasan buatan padanya. Tapi Hee Sung sama sekali tidak membuka matanya lagi. Dengan sedih dan ketakutan, Ji Won menangis. “Tolong” teriak nya.

Hee Sung : “Aku selalu berpikir bahwa aku beruntung bertemu denganmu. Tapi untuk kali pertama, kurasa seharusnya kamu tidak pernah bertemu denganku. Ya. Akhirnya aku tahu apa artinya. Maafkan aku.”















Post a Comment

Previous Post Next Post