Type something and hit enter

By On
Note : untuk memudahkan penulisan sinopsis dan pengenalan karakter, author akan menulis :
- Jiwa Shi Ah yang berada di dalam Tubuh Shi Yeon : Ah-yeon
- Jiwa Shi Yeon yang berada di dalam Tubuh Shi Ah : Yeon-ah

Terimakasih - Happy Reading :)

Content and Images Copyrights by Naver TV Cast
 
Yeon-ah bertanya kalau Hae Seong pasti sangat sibuk tetapi kapan dia punya waktu untuk membuat lagu ini? Hae Seong meraih wajah Shi Ah dan berkata jika dia membuatnya dengan memikirkan Shi Ah semalaman. Mereka kemudian saling berciuman.  

Hae Seong mengantar Shi Ah pulang. Yeon-ah memberitahu ini rumahnya. Mereka kemudian berpisah setelah selesai mengantar. Tapi, terasa berat dan mereka masih saling memandang walau Shi Ah sudah masuk ke dalam pagar. Ah-yeon duduk di ayunan dan memanggil Yeon-ah. Yeon-ah kaget dan bertanya apa Ah-yeon melihatnya? Ah-yeon bingung dan Yeon-ah berkata tidak apa-apa.
 
Ah-yeon kemudian mengomentari hidup Shi Yeon yang membosankan karena tidak banyak yang bisa dilakukannya. Yeon-ah menghampirinya dan duduk di sampingnya. Yeon-ah malah berkata banyak bintang di langit. Ah-yeon melihat langit dan bingung. Tetapi, tiba-tiba, Ah-yeon bertanya apa ada yang terjadI?

Yeon-ah bertanya balik. Ah-yeon teringat kejadian tadi saat di melawan Hye Jeong dan Gyo Seok. Sementara, yeon-ah teringat saat dia berciuman dengan Hae Seong. Mereka berdua langsung berkata tidak ada yang terjadi.


Ah-yeon berusaha mengalihkan topik dengan mengomentari hidup Shi Yeon dan bahwa dia bukan siapa-siapa. Yeon-ah juga mengomentari hidup Shi Ah karena membenci anggota Miracle Girls dan berkata kalau dia jahat. Ah-yeon berkata bahwa mereka hanya iri. Ah-yeon dengan sedih kemudian memberitahu bahwa dia pergi ke toko tarot malam ini tetapi master masih belum pulang. Tinggal 15hari. Yeon-ah kaget karena sudah berlalu 15 hari. Ponselnya berbunyi, SMS dari Hae Seong, Yeon-ah langsung masuk ke dalam rumah berkata dia ingin beristirahat pada Ah-yeon. Ah-yeon tidak mencurigainya.

 
Di kamar, dia SMS-an dengan Hae Seong. Tiba-tiba dia teringat bahwa waktu tinggal 15hari. Yeon-ah menjadi sedih dan berharap master tidak akan pernah kembali.
 

Keesokkan harinya, di atap, Hae Seong sedang menentukan posisi berdiri yang keren untuk menunggu Shi Ah. Yeon-ah sudah datang dan menatap Hae Seong dengan tersenyum apalagi ketika melihatnya mencari posisi keren menungunya. Hae Seong akhirnya memilih menghadap ke beranda. Yeon-ah datang dan memeluknya dari belakang. Dia mengatakan bahwa dia perlahan-lahan semakin menyukai Hae Seong. Hae Seong berbalik menatapnya dan mengatakan dia hanya bisa semakin menyukainya. Yeon-ah sedih mendengarnya dan terus teringat waktu 15hari.
Di sekolah, Ah-yeon membaca diary Yeon-ah lagi. Kali ini, di diary, di ceritakan pengalaman ketika Shi Yeon mengikuti audisi. Saat di bacakan siapa yang lulus audisi berikutnya, ternyata Shi Yeon lulus. Pegawai yang membacakan peserta yang lulus, terlihat kecewa melihat postur tubuh Shi Yeon dan mengacuhkan ketika Shi Yeon hendak berbicara. Peserta yang lain menatap dengan pandangan menghina. Shi Yeon cuma bisa menunduk sedih. Pegawai tersebut kemudian keluar dan berbicara dengan temannya bahwa harusnya mereka tidak melakukan audisi buta karena ada peserta gendut yang lolos. Pegawai tersebut terus menghina Shi Yeon kepada temannya tanpa menyadari Shi Yeon yang bersembunyi di balik dinding mendengar semuanya. Akhirnya, ketika audisi selanjutnya, Shi Yeon tidak bisa menyanyi karena teringat hinaan tadi dan gagal.

Ah-yeon membacanya dengan sedih dan berkata pada dirinya sendiri bahwa Shi Yeon itu bodoh. Kenapa dia pergi ke tempat seperti itu dan mempermalukan dirinya sendiri…
 
Tiba-tiba, lagu Miracle Girls di putar Hye Jeong. Dia menarikan lagu Miracle Girls dengan anggotanya. Gyo Seok menatapnya. Teman-teman Gyo Seok memuji tarian Hye Jeong dan kemudian berkata jika Hye Jeong pergi ke audisi Miracle Ent. Ah-yeon melihatnya dan dengan nada sombong dia berkata : “Bagaimana dia bisa menjadi aku (Kwon Shi Ah),” ujar Ah-yeon dengan suara kecil kepada dirinya sendiri.
 
Ah-yeon berpikir sendiri dan tertawa dengan keras. Hye Jeong marah dan menyuruh Shi Yeon untuk menari. Semua orang menertertawakannya. Shi yeon merasa terhina karena di anggap remeh. Dia bangkit dan mulai menari.

Dengan tubuh gemuknya, dia menari dengan baik. Semua orang sampai kaget melihat gerakannya. Gyo Seok awalnya menatap dengan biasa tetapi semakin melihat gerakan Ah-yeon dia menjadi terkesima. Bahkan ketika lirik bagian ‘Kiss’ dan Ah-yeon menempelkan tangannya kemulut dan menebar ciumannya, Gyo Seok merasa bibirnya di cium. Dia sampai meraba - raba bibirnya.

Malam, Yeon-ah keluar dari kamarnya dan melhat makanan di ruang tengah. Ah-yeon yang sedang bersantai di sofa mengingatkannya untuk tidak makan itu atau bajunya tidak akan muat. Yeon-ah kemudian melihat diary yang ada bersama Ah-yeon. Dia bertanya apa Ah-yeon membacanya. Ah-yeon dengan cuek berkata kalau dia menemukannya di loker. Dia kemudian tertawa dan bertanya kenapa Shi Yeon pergi ke audisi itu. Yeon-ah kesal dan bertanya apa Ah-yeon membaca semuanya? Ah-yeon tidak menyangkal. Yeon-ah kemudian melempar bantal sofa ke muka Ah-yeon. Mereka kembali bertengkar.

Kita kemudian melihat adegan mereka di arena tinju. Mereka saling memarahi dan menjambak rambut masing-masing. Tiba-tiba mereka teringat, kalau itu tubuh mereka dan memutuskan untuk memukul raga yang mereka tempati. Tapi, mereka merasa tidak puas dan mulai memukuli masing-masing.

Episode 08

Tolong Tinggalkan Komentar, Kritik, ataupun Saran untuk Perubahan yang Lebih Baik!!! ^^

Click to comment