Sinopsis C-Drama : Attack It Lightning! Episode 4 – 2

 By : Hunan TV
Saat sedang berbelanja bersama, ketika Yiyi bertanya, Erhao memberitahu Yiyi bahwa ia memutuskan untuk tetap tinggal dan tidak mau lagi kembali ke Perancis. Mendengar itu Yiyi merasa sangat kecewa, karena jika Erhao tidak jadi balik ke Perancis, lalu apa gunanya ia pergi ke Inggris.

Alasan Erhao ingin tinggal adalah karena ia telah menemukan sesuatu yang layak ditinggali. Mendengar itu dengan agak ragu Yiyi mengakui bahwa ia telah memberitahukan kelemahan Erhao kepada Zofeng sebelumnya. Tapi setelah mendengar pengakuan itu Erhao sama sekali tidak marah, karena ia mengakui bahwa Zifeng telah menang dengan adil.
Erhao memukul pelan kepala Yiyi sebagai hukuman karena telah melakukan itu. Dengan manja Yiyi mengeluh kepada Erhao dan bersumpah bahwa ia tidak akan pernah melakukan itu lagi. Dan Erhao tersenyum mempercayainya.

Sebelum akan pergi dari supermarket, Yiyi menyuruh Erhao untuk memasang password dihpnya atau kalau ga, orang lain bisa dengan mudah mengambil uangnya dari apk yang dipasangnya.

Erhao heran, karena ia merasa itu sangat merepotkan. Ia juga sering lupa. Jadi Yiyi segera menyarankan agar Erhao menjadikan tanggal ulang tahun dari orang yang ia sukai dan tambahkan angka 5 dan 2 didepannya sebagai password, jadi lebih aman, sederhana, dan mudah diingat.

Erhao pun menyetujui saran Yiyi dan memutuskan untuk mengaturnya dirumah nanti. Mendengar itu Yiyi tersenyum dengan senang, pikirnya,”Dengan cara ini , jika Erhao menyukai seseorang. Aku akan tahu siapa itu hanya dengan memasukkan tanggal lahirnya. Heheh..”
Malamnya Yiyi berteriak heboh kepada kakaknya, karena tadi ia sudah menerima surat pemberitahuan dari Universitas London. Mendengar itu dan melihat ekspresi kecewa Yiyi, Wushuang heran, karena ia berpikir bahwa Yiyi tidak diterima, jadi ia berusaha menenangkan Yiyi.

Tapi sayangnya, Yiyi diterima. “Jika aku menerima surat ini sebelum malam ini, aku pasti akan sangat senang. Tapi sekarang, Erhao sudah memutuskan untuk tinggal. Hahh.. aku benar-benar idiot besar, aku membantu Leng Zifeng mengalahkan Erhao?” keluh dan aku Yiyi. Lalu ia juga bertanya pada Wushuang apa ia harus pergi ke Inggris untuk belajar atau ga.

Tentu saja Yiyi harus pergi, menurut Wushuang. Ia menyuruh Yiyi untuk memikirkan perjuangannya sendiri, saat Yiyi harus menyiapkan dan membuat naskah kuno agar dapat lulus tes bahasa inggris internasional.

Tapi Yiyi merasa dilema, karena Erhao sudah tidak ada di Perancis lagi. Jadi Wushuang pun menyuruh Yiyi untuk menyerah saja dan bersekolah di Zhenyu.

“Kak, kenapa kamu mendukung apapun yang aku katakan? Dimana pendirian kamu?” tanya Yiyi bingung, saat Wushuang selalu mendukung pendiriannya yang suka berubah.
“Ini hidupmu. Apapun keputusanmu, aku akan mendukungmu tanpa syarat,” jelas Wushuang. Tapi karena Yiyi masih dilema, jadi Wushuang berjanji bahwa ia akan membantu Yiyi untuk mengawasi Erhao disini, biar dia tidak direbut oleh wanita lain.

Dengan perasaan senang, Yiyi mulai melompat-lompat kegirangan akan kehebatannya sendiri yang telah berhasil. Dan dengan dorongan dari Wushuang, ia segera pergi menemui kedua orang tuanya.

Diruang tamu. Zhenyu masih kepikiran dengan gaya terakhir yang dipakai oleh Zifeng dalam pertandingan. Mendengar itu, istrinya langsung menduga bahwa bisa saja Zifeng memiliki hubungan dengan senior Yang. Zhenyu pun seperndapat.

Lalu Zhenyu mulai mengomel, katanya,”Aku benar-benar marah kepada penyelenggara tersebut. Nomor yang ia laporkan salah, bahkan alamat pun tidak ada. Apa yang bisa kulakukan? Aku hanya bisa meminta orang untuk mencarinya.”

Tepat ketika itu, Yiyi datang menghampiri mereka dengan gembira dan memberitahukan keberhasilannya diterima di University of London. Melihat itu, kedua orang tuanya sangat bangga kepadanya, karena mereka tidak pernah menduga bahwa Yiyi akan bisa masuk
Jadi dengan bangga, Yiyi mulai menjadi lebih percaya diri bahwa asalkan ia mau, ia pasti ia bisa melakukannya. Dan dengan bangga juga, Mama Yiyi memutuskan untuk melakukan pesta perayaan sebagai ucapan selamat untuk anaknya tersayang.

Besoknya, Zhenyu menyuruh semua anak muridnya untuk berkumpul. Lalu ia mengenalkan Erhao kepada mereka sebagai Tim Anggar Zhenyu. Awalnya ada anak laki-laki yang heran, karena Erhao tidak jadi kembali ke Perancis. Tapi saat mendengar pengumuman itu, anak-anak perempuan dengan semangat bertepuk tangan menyambut kehadiran Erhao di sekolah mereka.

Bukan hanya itu saja, Zhenyu  juga memberitahu mereka bahwa Erhao akan melatih mereka semua dan walaupun ia mengkhususkan diri dalam saber, mulai dari sekarang epee dan foil, juga akan dipimpin oleh Erhao.

Zhenyu memanggil muridnya Nang Ming, kapten regu Zhenyu. Dan mengenalkannya kepada Erhao. Lalu dengan erat, Nang Ming menjabat tangan Erhao dengan erat dan tatapan yang tajam.

Setelah itu Zhenyu pergi dari sana. Dan beberapa anak-anak laki-laki mulai berbisik tentang mereka berdua. Karena biasanya Pemimpin tim saber mereka adalah Nang Min, tapi kini Erhao datang dan merebutnya. Erhao dan Nang Min sebenarnya mendengar itu, tapi mereka terlihat tidak memperdulikan itu. Lalu Nang Mi pun mengajak Erhao untuk berlatih bersama.

“Aku tidak terbiasa dengan kondisi mereka. Jadi kamu bisa melatih mereka dengan cara biasa,” balas Erhao menolak ajakan Nang Min.

Mendengar itu Nang Min berbalik dan mneghadap mereka, lalu ia memerintahkan mereka untuk berlari 3.000m dalam dua belas menit. Tapi sebelum mereka berlari, Erhao berkata kepada Nang Min, katanya, ”Mereka butuh dua belas menit hanya untuk 3.000m?”

Semua murid langsung terkejut mendengar perkataan Erhao itu. Dan dengan rasa kesal, Nang Min membenarkan perkataan Erhao. Lalu ia menyuruh mereka untuk menyelesaikan itu dalam waktu 11 menit. Nang Min sendiri juga langsung membuka jaketnya dan membanting itu didepan Erhao, baru ia mulai berlari.

Sedangkan Erhao malah tersenyum melihat itu. Dan tentu saja, anak-anak perempuan senang karena Erhao ada disekolah mereka, jadi mereka pun mulai berbisik-bisik membicarakan tentang kekerenan Erhao. Lalu mereka pun mulai berlari bersama.
Saat akan makan malam bersama, mereka membicarakan tentang Erhao yang sedang sibuk mengemasi barangnya, karena hari ini ia akan mulai tinggal diasrama. Mendengar itu Zhenyu merasa heran, jadi Wushuang menjelaskan bahwa hari ini ketika melatih saber laki-laki, Erhao begitu terkejut.

Dengan bangga Zhenyu mengatakan bahwa tentu saja Erhao kaget, karena pelatihan fisik tim mereka didasarkan pada standar tim nasional, jadi kekuatan mereka lebih besar. Tapi Yiyi segera mengetawai keliruan Ayahnya itu.

“Pagi ini, Erhao pergi sekolah dan menyuruh semua orang berlari 3.000m dalam 11 menit. Namun semua orang menjadi sangat lelah, mereka sama sekali tidak bisa melakukan sesi latihan yang tersisa. Erhao memutuskan masuk keasrama, untuk mengawasi mereka lebih dekat,” jelas Yiyi.
Zhenyu merasa heran bahwa timnya telah mengendur sangat banyak. Jadi Wushuang ikut menimpali bahwa ia baru tahu, kalau dalam training Dawn of New Era Team. Saat tim Zhenyu berlatih satu kali, mereka akan melakukannya empat kali. Itulah sebabnya kekuatan mereka semakin meningkat.
Saat Erhao bergabung untuk makan malam. Zhenyu segera menyuruh istrinya untuk membantu Wushuang menyiapkan barangnya, karena dia akan ikut keasrama denga Erhao juga.

Yiyi terkejut dan berdiri, lalu mulai mengeluh bahwa ia akan bosan sendirian jika mereka pergi semua. Mama Yiyi segera menenangkan anaknya itu dan membalas bahwa jika Yiyi bilang ia hanya sendiri, maka berarti dia adalah udara.
Yiyi segera merasa bersalah karena telah salah berkata, lalu ia mendekati Mamanya dan membaik-baikan dia. Mama Yiyi dan suaminya Zhenyu pun menyarankan bahwa jika Yiyi tidak mau sendirian, maka masuk saja ke Universitas Zhenyu.

Jadi Yiyi mulai mengeluh kembali, karena ia telah berusaha sangat keras untuk masuk sekolah di Inggris, tapi sekaran mereka malah meminta mereka untuk kembali dan belajar disini.

Lalu mereka pun mulai makan. Ketika itu Erhao terlihat tersenyum kearah Wushuang, tapi Wushuang tidak peka, malah Yiyi yang balas senyum-senyum.


Didalam mobil, Yiyi bertugas mereka berdua keasrama. Dan dalam perjalanan, mereka mulai membahas tentang Zifeng lagi. Tiba-tiba Yiyi teringat akan sesuatu dan berhenti mendadak, sehingga mereka berdua merasa heran.

Yiyi segera memberitahu Wushuang bahwa selain anggar, Zifeng juga ada mengikuti kompetisi lain. Karena dia adalah Petir / Lightning.

Dengan segera, Yiyi memutar mobilnya dan pergi ke gedung arena diman Zifeng mengikuti kompetisi tinju. Tapi sayangnya, tempat itu telah ditutup oleh polisi, dikarenakan pemilik tempat itu gagal dalam investasinya dan melarikan diri daripara kreditur. Dan ketika itu para kreditur menggugatnya dan ia berhasil ditangkap dibandara.

Ditempat lain, Zifeng merasa sangat frustasi. Karena ia telah kalah dalam kompetisi anggar itu, bahkan sekarang, saat ia ingin kembali bertinju, tempatnya telah ditutup. Jadi ia pun mulai memohon kepada Zichen, katanya,”Dik, kamu perlu belajar dengan baik ya. Aku akan bergantung padamu dimasa depan.. kedepannya, aku harus bergantung kepadamu untuk makan.”

Disisi lain, Zichen dengan senang mengingatkan kakaknya itu untuk mengubah karirnya. Karena langit pun telah memberi tanda untuk kakaknya itu.
Hu mendekati Zifeng dan menyarankan bahwa Zifeng telah berhasil mengalahkan Tiger saat itu, jadi sekarang pasti akan banyak orang yang akan datang. Maka Zifeng bisa saja menjadi pelatih di dojo mereka.

Zichen pun mendukung saran dari Hu dan menyarankan kakaknya yang telah banyak membantu mereka selama ini untuk menerima tawaran itu. Dan mereka pasti akan selalu mendukungnya.

Yiyi mulai mendesain sebuah poster dengan gambar Zifeng dan mencetak sebanyak-banyaknya dan menempelkan poster-poster itu. Karena ia berniat untuk membantu Erhao dalam menemukan Zifeng.
Sedangkan Zifeng mulai bekerja sebagai pelatih di dojo Hu dan mengantarkan barang-barang juga seperti biasa.

Dilain hal, Kang yang melihat poster bergambar Zifeng itu, tertawa. Lalu ia mencoret nama Zhenyu dan menggantinya menjadi Aosheng. Bahkan ia juga memotret poster itu serta mengumunkan kepada semua kawannya dimedsos untuk mencari poster seperti itu, lalu ubah nama Universitas Zhenyu menjadi Univesitas Aosheng. Serta mengancam mereka, jika tidak, maka ia akan merubah latihan besok menjadi tiga jam.

Papa Hu membicarakan kepada Papa Leng tentang kehebatan Zifeng dalam mengalahkan Tiger dan kebaikannya karena telah membantu dia untuk mempertahankan Dojo mereka. Itu semua pasti karena kehebatang Papa Leng, menurut Papa Hu.

Tapi karena telah terlalu mabuk, Papa Hu tanpa sadar mengatakan bahwa saat Zifeng melihat video anggar Papa Leng, Zifeng langsung mempelajari itu selama sebulan. Tiba-tiba seperti tersadar, Papa Hu segera menghentikan perkataannya sendiri.

Papa Leng terkejut mendengar anaknya bermain anggar, tapi Papa Hu mengelak bahwa ia terlalu mabuk dan merasa akan pingsan. Tapi Papa Leng segera memarahinya, jadi Papa Hu menceritakan semuannya.

Papa Leng marah, karena anggar merupakan bencana dikeluarganya. Dan bukan menghentikan Zifeng, Papa Hu malah memberikan dorongan pada Zifeng, Papa Hu menjadi gugup.

“Yang semua orang tahu adalah Yang Yan, pengkhianat negara. Mereka menyalahkan ku dibelakangku, menusuk dan meludahiku. Aku tidak mau Zifeng berhubungan dengan masa laluku sama sekali. Aku mau kedua anakku menjalanin hidup yang damai,” jelas Papa Leng tegas.


Papa Hu pun berjanji bahwa ia tidak akan memaksa Zifeng lagi. Setelah itu saat Papa Leng pergi, Papa Hu menyalahkan dirinya yang telah sembarang bicara tadi.

Post a Comment

Previous Post Next Post