Sunday, June 24, 2018

SINOPSIS LAKORN : RANG MAI HUA JAI DERM EPISODE 11-2

0 comments


Images by : ONE HD 31
Win menemui Nalan. Wajahnya terlihat marah. Dia bertanya apa lagi alasan Nalan kali ini? Darimana Nalan bisa tahu dimana abu orang tua Pat?
"Um.. itu tidak sulit. Dari Noojoon. Noojoon selalu membicarakan Khun Pat. Dan karena itu dia merasakan ada ikatan dengan Khun Pat. Jadi, ketika dia di Bangkok, dia ingin memberikan penghormatan kepada orang tua Khun Pat," bohong Pat. "GM, kamu tidak merindukan Khun Pat?"
"Aku merindukan Pat di setiap nafasku. Tidak seharipun berlalu tanpa merindukannya. Tapi, itu bukan urusanmu. Tidak peduli apa yang ingin kau lakukan, mulai hari ini, jangan pernah mencampuri setiap hal mengenai Pat. Jangan mencoba menjadi seperti dirinya. Kau tidak akan pernah bisa menggantikannya," tegas Win.
Pat terperangah mendengar hal itu. Mendengar hal itu, membuatnya dapat merasakan Win tulus mencintainya dan bahkan tidak tergoda dengan Nalan.
Win dan Nalan kembali ke rumah. Win hanya diam saja hingga membuat Nalan merasa bersalah. Dia tidak tahu harus berkata apa. Dan saat mereka turun dari mobil, Nudee, Joon dan Tan menyambut mereka.
Mereka masuk ke dalam dan Win bertanya untuk apa mereka datang ke Bangkok? Nudee beralasan kalau dia datang untuk berbicara dengan supplier baru dan karena itu dia membawa Tan. Dan Joon datang untuk menemui supplier untuk restorannya, karena itu mereka datang bersama. Win mengerti.
Pat menanyai Joon dan Tan alasan sebenarnya mereka datang? Tapi Joon dan Tan menghindarinya. Nudee mengajak Nalan untuk bicara berdua. Pat jelas heran tetapi Joon segera mengalihkan pandangannya dan melihat-lihat kukunya sementara Tan berpura-pura sibuk melihat kalungnya (hahaha).
Nudee dan Nalan bicara di sebuah ruangan. Nalan kemudian membahas mengenai dulu Nalan bilang dia tidak cocok kerja di dapur, apa maksudnya? Pat menjawab kalau dia merasa Nudee lebih cocok bekerja di bagian marketing daripada dapur. Tapi, dia sudah sadar sekarang kalau dia salah. Dimanapun Nudee kerja, asal Nudee senang, itu akan baik-baik saja.
Nudee bertanya kalau dia mau kembali  bekerja ke bagian marketing, apa yang akan Nalan lakukan? Nalan menjawab kalau Nudee dapat menemui Win dan memberitahukan hal tersebut.
Nudee teringat saat dulu dia menolak bekerja di bagian marketing dan ingin menjadi chef, Pat memaksanya untuk tetap di bagian marketing dan tidak menghabiskan waktu di dapur.
Jawaban yang terasa berbeda dengan Nalan sekarang.
"Kau mengenal P'Pat?"
"Tahu, aku tahu. Khun Pattanee, kakakmu."
"Sebaik apa kau mengenalnya?"
Pat jadi bingung. Nudee terus memaksanya sambil mencengkeram tangan Nalan erat. Dia memaksa Nalan memberitahunya, siapa Nalan sebenarnya?
"Nudee. Kau berlebihan. P' kesakitan," marah Pat karena Nudee mencengkeram lengannya terlalu kuat.
Nudee terkejut. Nalan memanggilnya Nudee dan menyebut dirinya P'? Pat terdiam dan segera meminta maaf, dia hanya salah bicara.
Nudee menghentikan Nalan yang mau pergi. Dia memarahi Nalan yang bertingkah seolah kakaknya dan hanya meminta maaf?
"Kau harus tahu. Aku membencimu karena bertingkah seperti P'Pat. Semakin kau mirip dengan P'Pat, semakin aku membencimu. Karena aku membenci P'Pat. Dia kakak diktator. Selalu memaksaku dan selalu berisik. Mengatur setiap hal di hidupku. Kakak seperti itu, aku tidak memerlukannya."
Pat sedih mendengar perkataan tersebut, "Karena dia mencintaimu dan ingin yang terbaik untukmu. Itu mengapa dia melakukan hal itu."
"Selalu mengatakan sayang. Dia hanya mencintai dirinya sendiri dan berharap mendapatkan apa yang dia inginkan. Egois."
"Siapa yang egois? Kau lah yang egois. Kau tahu betapa sulit bagiku untuk membesarkanmu saat orang tua kita sudah tidak ada? Aku harus menahan segalanya. Menjaga adik yang tidak berguna dan tidak pernah berhasil melakukan sesuatu. Kau tidak pernah mendengarkanku, tidak pernah melakukan yang ku katakan. Kau pikir aku senang? Kau ingat hari itu? Hari tersulit kita. Kita tidak punya uang untuk membayar tagihan air, listrik dan bahkan uang sekolah. Aku harus bekerja dan mendapatkan uang untukmu. Betapa melelahkannya. Kau tahu betapa itu sangat sulit bagiku? Dan hari ini, kau bilang aku egois. Apa maksudnya? Beritahu aku, kenapa aku egois?" marah Pat dan menumpahkan semua perasaannya.

Nudee terdiam dan menangis mendengar hal tersebut. Dia seolah melihat sosok Pat di dalam Nalan. Dia memeluk Nalan dan sudah yakin kalau Nalan benar-benar adalah Pat. Pat balas memeluknya.
Nudee, Pat, Joon dan Tan berkumpul di taman belakang. Mereka senang karena Nudee sudah percaya. Dan mereka juga memberitahu mengenai rencana Pee dan Kaew untuk mempermalukan Nalan di depan Win. Nudee menyuruh Pat untuk memberitahukan kebenarannya pada Win. Pat tidak bisa, karena Win adalah orang yang paling sulit untuk mempercayai hal-hal diluar logika. Dia akan pikir aku gila. Dan juga dia punya alasan tidak bisa memberitahukan hal tersebut.
 Dan Tan mencoba mencari tahu Pee dan Kaew apa ada di Phuket atau tidak. Dia menghubungi Tip dan Tip memberitahu kalau Pee tidak ada di rumah, dia menghubungi Tum, dan Tum memberitahu kalau Kaew tidak ada di hotel. Jadi, ada kemungkinan mereka datang ke Bangkok untuk mempermalukan Nalan di depan Win.
Pee dan Kaew sudah tiba di Bangkok. Kaew memberitahu kalau mereka akan menginap malam ini di hotel dan besok baru pergi mencari rumah Khun Kawin. Pee marah karena Kaew tidak tahu dirumah Win dan mereka harus menghabiskan waktu besok untuk mencarinya. Kaew menyuruhnya untuk mengikutinya saja, Pee tinggal pilih, mau menghabiskan waktu atau kehilangan istrinya selamanya?
 Nudee kemudian penasaran dan bertanya bagaimana penasaran Win terhadap Pat yang ada tubuh Nalan? Joon juga penasaran.

Tepat saat itu, Win datang dan menghampiri mereka. Keempat orang tersebut jadi kaget. Win heran melihat tingkah mereka. Dan Joon segera pamit untuk pergi ke hotel dengan Tan. Win mengajak mereka untuk menginap di sini karena banyak ruang kosong di rumah. Tan dengan sopan menolak.
Pat membujuk Joon untuk menginap di rumah. Tetapi Joon menolak dengan alasan bahwa pacarnya (Tan) ingin menghabiskan waktu berdua dengannya. Tan segera membantah hal tersebut. Dia dan Joon mau nginap di hotel tempat Nalan dan Win akan rapat lagi, untuk menjaga di depan pintu hotel, mana tahu Kaew dan Pee besok datang ke sana. Dan juga Khun Noojoon punya penciuman tajam. Joon tersinggung karena merasa Tan menyebutnya seperti anjing, dia menyuruh Tan untuk hati-hati, karena Tan bisa jatuh cinta kepada pesonanya tanpa sadar.
Nudee dan Pat tertawa melihat tingkah mereka.
Joon dan Tan sudah tiba di hotel. Joon sangat bersemangat karena akan berada satu kamar dengan Tan tetapi Tan memberitahu kalau dia memesan 2 kamar. Tapi, Joon terus mendekat ke Tan.
"Khun Noojoon aku takut jika harus tidur satu kamar denganmu."
"Kenapa?"
"Karena aku takut mungkin akan membunuhmu," ujar Tan.
Joon langsung takut. Dia segera pamit masuk ke kamarnya. Tan tertawa melihat tingkahnya.
Dirumah, Nudee meminta maaf pada Pat atas setiap kelakuannya dan meminta agar Pat tidak meninggalkannya lagi. Pat mengerti dan berjanji tidak akan meninggalkan Nudee lagi. Nudee menangis dan memeluk Pat.
Nudee masih memaksa Pat untuk memberitahukan sebenarnya kepada Win agar mereka bisa kembali menjadi keluarga. Pat menolak karena dia tidak percaya dengan Win.
"Alasan aku mengebut di hari kecelakaan itu karena aku melihat Win di dalam kamar bersama wanita lain."
Nudee terkejut mendengarnya. Dia bertanya apa Pat yakin itu bukan salah paham? Karena dia dapat melihat kalau P'Win sangat mencintai P'Pat. Dan sejak kepergian Pat, dia tidak pernah melihat Win bersama wanita lain. Win bersikap seperti mau mati waktu itu.
Dan alasan Win tertarik pada Nalan, mungkin karena jauh didalam hatinya, dia merasa Nalan mirip dengan Pat. Dan Nudee yakin kalau Win hanya mencintai P'Pat.
Pat memberitahu kalau bayangan Win dengan wanita itu selalu terekam dalam kepalanya. Dia mau percaya pada Win dan ingin keluarga mereka kembali, tapi, dia tidak ingin lagi terluka untuk kedua kalinya. Dan lagipula, tidak ada jaminan Win percaya kepadanya jika dia jujur.
Nudee menyakinkan kalau Win akan percaya karena dia dan Noojoon serta Tan akan menjadi saksi. Pat tetap tidak mau, dia masih belum siap. Dia masih mau membuktikan cinta Win padanya. Dia harus dapat membuktikan kalau yang dia lihat hari itu hanya salah paham. Nudee mengerti dan tidak memaksa lagi. Tapi, dia menyarankan agar Pat terlebih dahulu jujur pada Win kalau Nalan sudah punya suami. Dia takut jika P'Win tahu dari orang lain, dia akan marah dan memecat Nalan.
Dia menyarankan agar Pat mengatakan yang sebenarnya kepada Win besok dan dia serta yang lain akan berusaha menghentikan Kaew menemui P'Win. Pat setuju.

No comments:

Post a Comment