Tuesday, September 11, 2018

Sinopsis Korean Drama - LOVELY HORRIBLY Episode 18

2 comments


Sinopsis Korean Drama - LOVELY HORRIBLY Episode 18

Images by : KBS2

sinopsis di tulis oleh : Chunov (nama samaran) di blog k-adramanov.blogspot.com

Philip kaget mendengar pengakuan Sung Joong. Tetapi, Sung Joong tidak bisa membahas lebih lanjut karena dir. Jo menelpon dan memberitahu kalau Eun Young sudah datang. Yong Man memberitahu Philip kalau Sung Joong akan rapat dengan dir. Jo, Eun Young dan juga Eul Soon.

--

Eun Young meminta pembatalan drama A Ghost’s Love Story. Eul Soon menolak. Tetapi, Eun Young dengan tidak tahu malunya menyebut kalau dia adalah penulis asli A Ghost’s Love Story. Eul Soon mengeluarkan bukti kalau dia adalah penulis dari A Ghost’s Love Story, sebelumnya, dia sudah mengajukan naskahnya melalui email ke perusahaan lain. Dan dari tanggal email yang dia kirimkan, itu adalah 2 bulang sebelum Eun Young bertemu dengan Sa Dong Chul. Jadi, itu adalah butki bahwa dia adalah penulis asli naskah tersebut.

Eun Young memang sudah putus urat malunya. Dia ternyata telah mendaftarkan naskah itu sebagai hak ciptanya tiga bulan yang lalu. Dan karena itu, dia akan menuntut. Sung Joong sadar jika Eun Young ingin menghentikan drama dengan tuntutan. Dir. Jo menyarankan agar Eun Young bilang saja kalau Eul Soon adalah rekan penulisnya.

“Aku tidak ingin namaku berada di sebelah orang seperti dia,” jawab Eun Young dengan sinis. “Aku akan memberimu waktu seminggu. Putuskan apakah kamu akan ke pengadilan atau mengakhirinya dengan baik. Itu terserah padamu.”

--

Sung Joong mengantar Eul Soon pulang dan memuji keberanian Eul Soon untuk melawan balik Eun Young dan bahkan sudah mengumpulkan bukti. Sebenarnya, Eul Soon merasa khawatir karena dia tidak pernah menang melawan Eun Young.

Sung Joong bertemu dengan ibu Eul Soon. Ibu Eul Soon merasa tidak asing melihat Sung Joong. Eul Soon memperkenalkan Sung Joong sebagai sutradara naskahnya.

“Permisi. Apakah kamu tidak pernah... bertemu denganku sebelumnya?” tanya ibu Eul Soon.

“Benarkah? Kalau begitu kamu harus mencarinya melalui ingatanmu. Kita mungkin pernah bertemu di suatu tempat.”

Tetapi, Ibu Eul Soon malah ragu pernah bertemu dengan Sung Joong. Sung Joong sendiri sepertinya mengenal ibu Eul Soon dan tidak menyangka kalau ibu Eul Soon tidak mengenalinya.

--

Philip menghubungi dir. Jo dan bertanya hasil rapat. Dir. Jo menyuruhnya untuk tidak khawatir, dia akan mengatasi hal ini. Eun Young tidak akan berani menuntut jika masih mau berada dalam industry ini. Philip mengerti dan berterimakasih.


Saat hendak tidur, dia mendengar suara orang mengetik. Philip sangat senang karena Eul Soon datang. Dia hendak masuk ke ruang kerja Eul Soon, tapi dia memutuskan untuk membuat kopi dulu. Kopi sudah selesai di buat, dan hendak di antarkan, tetapi dia bertemu dengan Eul Soon yang baru datang bekerja. Philip tentu heran, kalau gitu siapa yang mengetik. Eul Soon menduga kalau itu Yong Man, tetapi ternyata Yong Man baru bangun tidur.

Ketakutan, mereka bersama-sama masuk untuk mengecek. Philip yang jalannya paling depan. Philip kesal karena di dorong dan menyuruh Eul Soon maju, kan Eul Soon bisa judo. Eul Soon menjawab kalau orang ahli judo juga taku dengan hantu.

Pintu di buka. Sosok wanita memakai dress putih dan topi lebar keluar, membuat semua berteriak ketakutan. Eul Soon menyadari kalau wanita itu manusia.

Eul Soon keluar dan melempar sepatunya untuk menghentikan wanita itu. Sial, sepatunya, bukan terlempar ke depan malah ke belakang. Untung, Philip sigap, dia menendang sepatu Eul Soon dan mengenai wanita itu.

Akhirnya, wanita itu di interogasi. Dia mengenakan rambut palsu panjang. Wanita itu mengatakan kalau dia hanyalah calon artis dan di minta untuk membawa naskah dan berkeliaran di sekitar Philip. Dia mengira kalau ini untuk acara variety. Wanita itu juga mengatakan kalau orang yang menyuruhnya mengatakan kalau ada kamera tersembunyi yang merekam.

Yong Man tidak tahan lagi dan berteriak kepada wanita itu karena melakukan hal seperti ini. Dia bertanya siapa yang memerintah wanita itu? Jika tidak jawab, dia akan bawa polisi. Wanita itu menjawab kalau dia hanya di hubungi lewat email, uang bayaran di antar dengan kurir, dan setiap kali nomor telepon orang itu selalu berubah.

“Ini adalah kejahatan. Masuk tanpa ijin, menguntit, dan Philip hampir mati di Hotel Gyeongkwang. Apakah kamu menyadarinya?” marah Yong Man.

“Hotel Gyeongkwang? Aku tidak pernah kesana,” bingung wanita itu.

Philip kaget dan teringat saat di hotel dia secara jelas melihat wajah Ra Yun. Hantu Ra Yun.

“Kamu harus mengatakan yang sebenarnya sekarang, oke?” pinta Eul Soon.

“Aku bersungguh-sungguh. Kenapa aku harus berbohong jika kamu mau memaafkanku? Aku meninggalkan naskah dan berjalan ke taman hanya kemarin dan hari ini. Itu saja,” tegas-nya.

--

Det. Lee menerima video dari Sung Joong. Video yang waktu itu di minta Philip untuk di analisa apa itu editan atau tidak. Dan di video itu, terekam ada wajah Eun Young, padahal seharusnya Eun Young di culik dan di sekap. Ini bukti bahwa Eun Young telah berbohong.

--


Eul Soon kembali menulis naskah di rumahnya. Dia mengirim pesan kepada Philip bertanya keadaannya. Dan mereka mulai chatting. Tampak mereka mulai saling tertarik.

--

Philip dan Yong Man merasa sepi karena Eul Soon sudah tidak datang beberapa hari. Yong Man bertanya haruskah dia menelpon Eul Soon dan memintanya datang? Philip menjawab tidak perlu. Dan Yong Man tidak memaksa, terlihat dari wajah Philip dia sebenarnya mau Yong Man menelpon Eul Soon.


Dan akhirnya, setiap hari Philip terus bertanya kepada Yong Man kenapa Eul Soon tidak datang? Yong Man sampai capek memberitahu kalau Eul Soon sedang bersama ibunya.

Kesal karena Eul Soon tidak kunjung datang, Philip menyuruh Yong Man menelpon Eul Soon dan suruh dia pindah (maksudnya, jangan menulis lagi di rumah Philip).

--

Eul Soon ikut ke salon bersama ibunya. Dia teringat saat Philip memuji jidatnya yang cantik dan di sembunyikan hanya karena luka kecil. Jadi, Eul Soon meminta agar poninya di rapikan. Stylist sedikit ragu dan bertanya keputusan Eul Soon karena melihat luka di dahi Eul Soon, Eul Soon yakin dengan permintaannya.

--

Philip pulang ke rumah usai syuting. Dan dia baru menyadari kalau pohon apel di rumahnya kembali subur. Yong Man memberitahu kalau Eul Soon yang merawat pohon itu.


Dan benar, Eul Soon memotong rating pohon yang busuk dan memberikan pupuk. Itu membuat pohon apel di rumah Philip menjadi berdaun lagi, namun hal itu membuat pohon apel di rumahnya, buah-buahnya membusuk.

“Dia ahli menyelamatkan sesuatu yang sekarat,” gumam Philip.

Dan Philip malah mengajak Yong Man untuk piknik. Dimana?

Di depan rumah. Yong Man sampai kesal harus piknik di depan saat mereka punya rumah. Philip mengatakan agar mereka bisa melihat pohon apel. Philip merindukan Eul Soon yang tidak menelponnya.

Yong Man kemudian merasa mencium bau busuk. Dan sepertinya itu berasal dari pupuk yang Eul Soon pakai untuk menyuburkan pohon apel itu. Yong Man memberitahu kalau dia mengalami trauma sejak mereka terkubur di tanah longsor itu, jadi dia mau masuk.

Umur panjang, Eul Soon menelpon. Dia bertanya apa benar Philip mengeluarkan barang-barangnya dari ruang kerja, Yong Man yang memberitahu? Philip langsung melotot pada Yong Man dan membantah hal itu pada Eul Soon. Philip kemudian bertanya mengenai pohon apelnya yang di rawat Eul Soon. Eul Soon memberitahu kalau dia menggunakan kotoran burung puyuh untuk pupuk. Yong Man shock mendengarnya dan ingin masuk ke dalam, dia merasa gatal mendengar kata ‘kotoran’. Tetapi, Philip malah keluar, dan menutup tenda. Yong Man di tinggalkan dalam tenda.

“Apakah ada sesuatu yang sial terjadi belakangan ini?” tanya Philip.

“Iya. Aku menumpahkan saus tomat saat makan burger dan merusak gaun baruku. Aku tersandung tali sepatu dan melukai lututku. Trukku mogok, jadi aku harus pergi ke bengkel. Aku bahkan tidak bisa makan,” beritahu Eul Soon.

“Aku mengiris jariku saat membuka tutup botol dan ban mobilku kempes saat perjalanan ke tempat syuting, jadi aku terlambat 2 jam. Aku juga membuat 7 kesalahan.”

“Aku menang.”

“Tapi kapan kamu mulai bekerja lagi di rumahku?”

“Aku berada dibelakangmu sekarang,” jawab Eul Soon.

Philip berbalik dan tersenyum lebar melihat Eul Soon. “Ini hari keberuntunganku.”

--

Philip memasak untuk Eul Soon. Dia membuat dumpling. Dia tampak sangat ahli dan membuat Eul Soon terpesona (wkwkw… masak nya pakai banyak gaya).

Sementara itu, diluar Yong Man gatal-gatal karena mendengar kata ‘kotoran’. Akhirnya, dia berhasil keluar dari tenda.

Eul Soon mencoba dumpling buatan Philip.

“Ibuku dulu membuat ini untukku,” ujar Eul Soon, teringat akan Ok Hee.

“Ibu yang mana? "Hanya" Ibu atau Ibu yang dimakam?” tanya Philip. “Ibuku. Aku punya tiga Ibu. Orang yang melahirkanku, Sandra, dan Jennifer. Ayahku menikah lebih dari 2 kali.”

“Ibuku tidak memiliki hubungan darah denganku. Setelah Ayahku meninggal, aku sendirian. Dia memanjakanku seolah-olah aku adalah putri kandungnya. Dan selama kebakaran di Kediaman Corina, Ibuku meninggal dunia. Dia datang membawakanku makanan, dan Aku mengalami koma selama tiga bulan setelahnya, dan saat aku sadar, semua yang… sangat penting bagiku menghilang. Ibuku (maksudnya Ok Hee), pekerjaanku, dan temanku. Aku tidak memberitahumu… karena… aku tidak ingin mengingat saat itu. Itulah alasannya. Aku tidak mau mendengar… diriku mengatakan hal itu. Itulah sebabnya aku tidak memberitahumu,” cerita Eul Soon dengan sedih.

“Kita sepertinya sangat berbeda, tapi kita punya banyak kesamaan. Kita berdua… kehilangan seseorang yang kita sayangi dalam kebakaran itu. Aku minta maaf karena memaksamu untuk memberitahuku.”

Philip kemudian bertanya kenapa Eul Soon selalu menangis sekarang? Tetapi, dia suka melihat Eul Soon menangis. Dengan begitu, dia bisa melakukan sesuatu. Tangisan Eul Soon, seperti suara yang memanggilnya. Seperti sinyal agar dia berada di dekat Eul Soon. Karena itu, dia suka melihat Eul Soon menangis. Dia bisa membuat Eul Soon tertawa saat Eul Soon menangis.

Tanpa di duga, Philip mencium bibir Eul Soon. Dalam. Dan tidak ada penolakan.

Philip menjauh usai mencium Eul Soon. Mereka bertatapan. Dan Philip kembali mencium Eul Soon, kali ini Eul Soon menutup matanya, menerima ciuman tersebut dengan hatinya.

--

Di hotel Gyeongkwang, lantai 5, para pekerja memindahkan sebuah cermin. Salah satu pekerja mengatakan kalau cermin itu sudah ada di sana sejak 8 tahun yang lalu sebelum kebakaran. Saat semua benda menjadi abu, hanya cermin itu yang utuh. Mereka kemudian membahas hantu yang terlihat di lantai lima.


Cermin itu di pindahkan ke tempat lain. Saat pekerja sudah pergi, cermin itu tiba-tiba retak. Dan pecah. Keluar asap dari cermin tersebut. Dan hantu Ra Yun keluar dari dalam cermin.

“Tunggu aku. Aku akan datang,” ujar hantu Ra Yun.

“Aku penasaran. kenapa Ra Yun tiba-tiba muncul setelah 8 tahun?” terngiang pertanyaan Philip pada Eul Soon.

“Karena Shin jatuh cinta pada orang lain.”

“Jadi itu bukan aku. Aku tidak mencintai siapapun.”

“Iya, itu bukan kamu. Ada juga perbedaan lain. Kamu tahu, Shin berani. Dia mengejar keadilan, dan rela mengorbankan dirinya untuk orang yang dia cintai.”

Dan kita melihat Philip masih mencium Eul Soon. Philip telah menjadi seperti tokoh Shin. Dia jatuh cinta pada Eul Soon. Membuat arwah Ra Yun bangkit.

Support penulis hanya dengan membaca sinopsis ini di k-adramanov.blogspot.com. Terimakasih. Happy Reading.

2 comments:

  1. Tambah penasran...drma nya penuh tanda tnya.hehheh tpi seruu..ad horor nya jga.semngtz ya min..

    ReplyDelete
  2. Agak deg degan kalo bacanya mlm hari....
    Takut mode horornya keluar....
    Tmbah penasaran gimana akhirnya.....

    ReplyDelete