Monday, April 15, 2019

Sinopsis C-Drama : Unique Lady Episode 3 - part 1

0 comments


Network : iQiyi iQiyi
Malam hari. Di dalam kamar. Luo Jing tiduran sambil membaca buku yang baru saja di belinya. Kemudian dia sengaja memanggil Xi Que, dan mengajaknya untuk membaca bersama. Dan jelas saja, Xi Que menolak dengan tegas, karena menurutnya itu bukan hal yang pantas untuk dibaca.


Setelah selesai menumbuk halus, madu, susu, dan kelopak bunga, seperti yang Luo Jing inginkan. Xi Que pun bertanya, apa yang harus dilakukannya sekarang. Dan Luo Jing tersenyum menggoda sambil mengangkat kakinya. “Gosokan di seluruh tubuhku,” katanya.

“Nona,” balas Xi Que, pelan. Malu.


Belum puas menggoda Xi Que. Dengan nakal, Luo Jing membuka salah satu halaman di buku nya, dan lalu menunjukan itu tepat di depan wajah Xi Que. Sehingga Xi Que pun berteriak, dan langsung melemparkan buku itu sejauh- jauh nya. Dan Luo Jing tertawa senang.


Mendengar suara teriakan, Xiu Wen masuk ke dalam kamar untuk memeriksa. Dan lalu ketika, dia melihat buku milik Luo Jing yang berada di dekat pintu, dia memungutnya. Melihat itu, Luo Jing pun menjadi panik, dan dengan cepat dia melepaskan baju nya sedikit, menunjukan bahu nya.



“Xi Que, cepat! Gosok kan itu di tubuhku!” kata Luo Jing.


Melihat itu, Xiu Wen merasa sangat kaget sekali, sambil matanya pun melotot. Lalu dengan cepat, dia keluar dari dalam kamar dan menutup pintu. Dan setelah itu, Luo Jing memakai kembali baju nya. Lalu Xi Que bertepuk tangan pelan. “Nona. Luar biasa,” pujinya.



Di depan Istana. Ketika Luo Jing keluar dari dalam tandu, dia merasa heran, karena melihat Hijau, Merah, Biru, dan Kuning berada disana. Tapi mereka tampak seperti orang yang berbeda. Serta dia melihat berbagai orang yang sedang membanggakan kain tambalan di baju mereka masing- masing.

“Pembuat game ini memang pemalas. Semua karakter nya sama. Jangan bilang, bahkan Istri mereka juga tidak normal,” gumam Luo Jing, geli sendiri.



Di dalam Istana. Su Wen~ Kepala kekaisaran (Penasihat). Dia masuk ke dalam ruangan, dan berteriak memberitahukan kedatangan Yang mulia Kaisar. Dan mendengar itu, semua orang langsung berdiri dan memberikan hormat kepada nya.


Zhong Shi Li ~ Kaisar.


Shen Si Wan ~ Permaisuri Kaisar.



Su Wen selanjut nya mengumumkan ke datangan Yang Mulia Yuan Zhengg. Dan ketika melihat bahwa Yuan Zheng adalah Wu Mei, orang yang sama yang di injak kakinya. Luo Jing merasa terkejut sekaligus panik, didalam hatinya dia berharap agar Yuan Zheng tidak mengenali nya.



Namun ternyata Yuan Zheng masih mengingat dengan jelas siapa Luo Jing. Dengan sengaja, dia memberitahu kepada Kaisar bahwa dia mendengar kalau Putri Perdana Mentri sangat cantik, pandai menari serta menyanyi. Jadi dia ingin Luo Jing tampil di depan untuk menari sebagai perayaan ulan tahun Kaisar. Dan Kaisar pun setuju, lalu dia meminta Luo Jing untuk menampilkan tarian.



Melihat wajah panik Luo Jing, Yuan Zheng tersenyum sinis. “Wanita bodoh yang tidak mengetahui apapun. Bersiaplah di permalukan,” gumamnya di dalam pikiran.

Tidak tahu harus perbuat apa, maka Luo Jing pun berpura- pura pincang, dan mengatakan bahwa kakinya terasa lumpuh sebelah, sehingga dia tidak bisa menari. Mendengar itu, Yuan Zheng dengan sengaja, dia menyaran kan agar Kaisar memanggil tabit dan memeriksa nya. Dan Kaisar pun setuju.



“Tidak perlu. Hahahha…” kata Luo Jing dengan gugup. Tapi tepat disaat itu, Tabit yang dipanggil oleh Kaisar langsung datang, dan memeriksa kaki nya.

“Yang mulia, kaki Putri Perdana Mentri tidak lumpuh,” lapor Tabit kepada Kaisar. Dan mendengar itu, Kaisar merasa telah di tipu, dan dia memutuskan untuk memenggal Luo Jing.



Luo Jing merengek, dan ingin melarikan diri. Tapi tiba- tiba saja, waktu berhenti, dan muncul tulisan Game Over. Lalu sebuah layar transparan muncul di hadapannya. Melihat itu, Luo Jing protes bagaimana bisa dia mati secepat ini, kepadahal dia adalah wanita pemeran utama.

“Itu karena kamu memilih pilihan yang salah, jadi tidak ada happy ending. Jadi itu berarti, kamu otomatis menggunakan 1 kehidupan mu. Ketika kamu memulai game ini, aku sudah memberitahu bahwa game ini sangat berbahaya. Tolong simpan dengan benar,” jelas Admin game.



Luo Jing mengeluh, kenapa Admin game tidak memberitahunya dari awal bahwa dia bisa menyimpan game ini. Tapi Admin game diam, tidak menjawab, karena dia sedang memproses game untuk memulai dari awal lagi.

*Menyimpan (Save), maksudnya mungkin. Kalau kita save game kita, maka kalau kita mati, kita akan kembali ke bagian terakhir kali kita save. Kalau kita tidak save game kita, maka kalau kita mati, kita akan kembali ke bagian paling awal game.



Selagi Admin game memproses game untuk memulai dari awal lagi. Luo Jing memperhatikan setiap tokoh di sekitarnya. Dan ketika melihat wajah Ayahnya yang tersenyum, seperti senang dia meninggal, Luo Jing pun merasa heran. “Apa mungkin ada konspirasi?” pikir Luo Jing.


Admin game, akhirnya selesai memproses game, tapi sebelum game dimulai dari awal kembali. Dia mengingatkan Luo Jing untuk berhati- hati, dan jangan sampai membuat pilihan yang salah lagi, karena Luo Jing hanya memiliki sisa 4 kehidupan. Dan Luo Jing pun menanyakan, bagaimana cara nya agar dia bisa menyimpan game.



“Selama moment penting, katakan ‘Save’ dan permainan akan langsung tersimpan,” jelas Admin game. Dan Luo Jing pun mengiyakan, lalu permainan di mulai dari awal.

No comments:

Post a Comment