Friday, June 21, 2019

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 16-2

0 comments

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 16-2
Images by : Hunan TV
Gao Jie tiba di Rui Hua. Mulai hari ini, dia secara resmi akan bekerja di Rui Hua. Saat dia baru mau masuk ke Rui Hua, ada seseorang yang memanggil namanya. CEO dari Fansi, Ju Si Ying.
--
Gao Jie bicara dengan CEO Ju di cafĂ© dekat Rui Hu. CEO Ju telah mendengar kabar kalau Gao Jie sekarang bekerja di Rui Hua. Dan dia mengucapkan selamat pada Gao Jie. Gao Jie  berterimakasih atas ucapan selamat tersebut, tapi dia kemudian bertanya, mengenai kasus perusakan tablet lilinnya saat kompetisi, pernahkah perusahaan Fansei melakukan penyelidikan? Dia menduga kalau salah satu pengrajin yang bekerja bersamanya di kompetisi yang melakukan hal tersebut.
“Berarti kau mencurigai staff Fancy? Tapi kau bukan lagi karyawan Fancy. Kau ingin aku membantu orang laur dengan mengorbankan staff ku? Tidak mungkin. Ini akan merusak citra perusahaan. Kecuali jika kau memiliki sesuatu untukku sebagai gantinya.”
“Saat ini, aku tidak punya apapun. Aku benar-benar tidak punya apapun untuk ku tukarkan padamu.”
“AKu telah melihat Rui Hua. Dan aku sangat tertarik. Jika kau bisa membantuku,” ujarnya dan memberikan kartu namanya, “itu nomor teleponku.”
“Apa yang kau inginkan untuk ku bantu?”
“Setelah memasuki Rui Hua, aku yakin Gao Hui akan segera meluncurkan produk baru. aku hanya ingin tahu terlebih dahulu kompetitor Fancy meluncurkan karya apa. Aku bisa membantumu menyelidiki dengan jelas apa yang terjadi saat kompetisi tempo hari, tapi kau harus mendapatkan sesuatu senilai untuk bantuan itu. Bagaimana?”
“Aku tidak bisa melakukan hal itu!” tegas Gao Jie.
CEO Ju tidak masalah, dan menyuruh Gao Jie memikirkan baik-baik saja penawarannya itu.
--
Gao Jie di antarkan oleh Ye Qiangsheng (manager dept. desain) sekalian di ceritakan mengenai filosofi Rui Hua. Dan kemudian, dia membawa Gao Jie untuk menemui Kepala Desain tim mereka, dan itu adalah Gao Hui.

Gao Jie memberikan salamnya dengan sopan pada Gao Hui, tapi Gao Hui tentu bersikap sangat ketus padanya. Saat Gao Jie berkata kalau mereka sekarang adalah kolega kerja dan semoga bisa saling belajar, Gao Hui langsung membantah perkataannya itu. Gao Hui menegaskan kalau hubungan mereka adalah atasan dan bawahan dan tidak akan ada ada kesempatan bagi Gao Jie belajar. Yang harus Gao Jie lakukan hanyalah mendengar perintah-nya.
“Di tim inlay, Anda adalah Kepala Desainer. Namun, jika menyangkut konsumen, mereka hanya akan membayar untuk desain yang bagus, dan tidak menilai siapa yang atasan dan bawahan,” tegas Gao Jie.
Gao Hui tersenyum sinis dan berkata akan menunggu Gao Jie membuktikan omongannya itu.
--
Begitu keluar dari ruangan Gao Hui, man. Ye langsung mengomeli Gao Jie yang masih anak baru dan tidak mempunya pengalaman tapi malah berani melawan Gao Hui. Gao Jie tidak menanggapi dan hanya meminta di tunjukkan dimana tempat tidurnya. Man. Ye tersenyum sinis dan mengantarkan Gao Jie ke tempat duduknya.
Meja kerja Gao Jie ada di paling ujung ruangan dan tertutup oleh banyaknya tumpukan dokumen.
“Aku rasa ini tempat yang cocok untumu. Rendah hati dan tersembunyi. Jangan sampai Nn. Gao melihatmu,” ujar man. Ye. “Pengalaman mu tidak banyak. Dan karena kau bekerja di Rui Hua, kau harus bekerja keras untuk meningkatkan dan mengejar ketinggalanmu dari orang lain. Tim inlay kami menyukai desainer dengan temperamer serigala. Hanya talenta top yang berhak untuk tetap di grup kami. Lihat, semua orang sangat sibuk sekarang, mereka tidak punya waktu untuk berurusan denganmu. Kau… pertama-tama, lakukan saja pekerjaan mendasar. Ini adalah draft dan desain dari beberapa tahun terakhir, beberapa dari mereka sudah tidak berguna. Kau pisahkan yang berguna dan tidak berguna. Nanti akan ku cek.”
Gao Jie mengerti dan mengiyakan. 
Tidak lama, Gao Hui keluar dan memberitahu kalau 5 menit lagi semuanya harus berkumpul di ruang rapat. Mereka akan membahas mengenai titik fokus seri desain mereka.
Dan semua segera bergegas membereskan pekerjaan dan menuju ruang rapat. Gao Jie juga ingin ikut, tapi man. Ye melarangnya. Lebih baik, Gao Jie menyelesaikan tugas yang di berikannya tadi. Walau kecewa, Gao Jie tidak bisa membantah.
--

Yu Zhi tiba di kantor, dan berpas-pasan dengan Yu Yi yang baru mau keluar. Yu Yi senang karena bertemu Yu Zhi di waktu yang pas, dia meminta tolong Yu Zhi untuk pergi ke pabrik sekarang karena karya-karya Gao Hui belum selesai juga. Gao Hui tadi sudah menelpon manager pabrik dan memarahi serta berteriak kasar pada manager itu. Dia jadi khawatir kalau mereka nanti jadi tersinggung dan malah mogok kerja. Jadi, dia meminta Yu Zhi ke sana untuk memeriksa dan mencari tahu kenapa proses pembuatan bisa tertunda.
Yu Zhi langsung mengomel kalau Gao Hui seperti petasan saja, dan mereka jadi seperti ahli bahasan yang harus pergi ke sana kemari untuk memandamkan api yang di buat Gao Hui. Yu Yi menimpali kalau dia lebih seperti pemadam kebakaran yang harus segera berlarian kesana kemari memandamkan api.
Yu Yi kemudian bertanya apa yang Yu Zhi pikirkan hingga memasukkan Gao Jie ke tim Inlay? Yu Zhi kan tahu sendiri kalau Gao Hui tidak menyukai Gao Jie. Yu Zhi langsung menjelaskan kalau Gao Jie kan memiliki kemampuan dan bahkan nenek sudah mengakui kemampuan Gao Jie tersebut. Jadi bukankah tim inlay mereka seperti mendapatkan hadiah dengan masuknya Gao Jie?
“Yang paling penting bagi kita sekarang adalah kerja sama dengan Gao Hui. Menurutmu, apa yang akan dia lakukan ketika dia tahu tentang kalian berdua?”
“Untuk ini kau tidak perlu khawatir. Dia tidak akan tahu sama sekali. Kami sudah membicarakannya dan kami sepakat untuk tidak memberitahu hubungan kami.”
“Kau sedang bermain api. Hal yang paling sulit di sembunyikan di dunia adalah perasaan. Jangan lupa berapa banyak mata yang tertuju padamu. Belum lagi, Gao Hui mengenalmu, mungkin hanya dengan satu gerak gerik akan membuatnya sadar.”
“Tenanglah. Aku akan berhati-hati,” ujar Yu Zhi dan pamit untuk segera ke pabrik.
Yu Yi kesal juga. Padahal yang mau membalas dendam pada Mu Zi Yun adalah Yu Zhi. Tapi Yu Zhi juga yang mengeluh mengenai menggunakan perasaan sebagai ‘kartu’. Tapi, malah dia yang harus selalu menenangkan Gao Hui.
--
Gao Jie tidak ikut rapat dan fokus memilah desain yang masih berguna dan tidak berguna, seperti perintah dari Manager Ye. Tapi, di saat itu, dia teringat tawaran CEO Ju padanya tadi.
--

Rapat internal tim Inlay,
Gao Hui marah-marah karena karya tim desain Inlay hanyalah menyalin pameran permata Prancis 2 tahun yang lalu dan bahkan tidak memahami makna-nya. Kenapa mengambil desain yang sudah jadul untuk seri Hui Xin musim panas? Apa mereka tidak malu menjadi bahan ejekan?!
Manager Ye berusaha menenangkan Gao Hui, tapi Gao Hui tidak mau mendengarkannya. Dan dia memutuskan akan memulai pemilihan desain. Mereka harus menyiapkan desain konsep mereka dalam 3 hari padanya. Karya yang menang akan menjadi berita utama untuk seri musim panas. Dan juga, pemenang akan bekerja dengannya untuk meneliti produk-produk baru untuk seri Hui Xin Musim Panas.
Saat itu, Gao Jie datang dan melapor pada Man. Ye kalau dia sudah menyelesaikan pekerjaannya. Man. Ye kaget karena Gao Jie bisa menyelesaikannya dengan begitu cepat. Gao Jie bahkan memberitahu kalau dia sudah memberi tanda dan membuat bagan agar desain yang di perlukan bisa di cari lebih mudah dan menghemat waktu, hanya dengan mengklik rapat. Dan karena dia sudah selesai, apakah dia bisa ikut dalam rapat?
Manager Ye setuju dan menyuruh Gao Jie untuk duduk. Tapi, baru Gao Jie duduk, Gao Hui malah bicara kalau dia sudah menyimpulkan poin utama pertemuan ini. Dan jika mereka punya waktu dan keterampilan untuk meneliti hal-hal yang cantik dan tidak berguna, maka lebih baik melakukan sesuatu yang lebih substansial. Manager Ye mengerti dengan maksud Gao Hui.
“Gao Jie, kali ini kau telah mengarsipkan file dengan sangat baik. Untuk selanjutnya, silahkan pergi ke pabrik. Saat ini, pabrik sedang membuat sampel untuk batch pertama produk Hui Xin Series kami, ini sangat penting. Pergi dan awasi mereka. Bagaimanapun, realisasi praktis dari desain juga merupakan bagian mendasar dari pekerjaan desain. Kau harus mengerjakannya dengan serius, tidak boleh ada kesalahan,” perintah Manager Ye.
“Baik,” jawab Gao Jie lemah, dia tahu kalau dia berusaha di singkirkan.

Dan Gao Hui langsung keluar dari ruang rapat. Rapat selesai. Para desainer yang lain langsung merasa kasihan pada Gao Jie yang baru bergabung, tapi kenapa malah di suruh melakukan semua pekerjaan sambilan? Salah seorang langsung memberitahu kalau Gao Jie adalah orang yang telah menyinggung juri selama Kompetisi Desainer Kreatif sebelumnya. Dan dapat di anggap sebagai orang yang menderita karena telah kalah dari Gao Hui.
Gao Jie mendengar jelas ucapan mereka tersebut. Tapi, dia berusaha menguatkan dirinya sendiri untuk tidak goyah.
--
Gao Jie pergi ke pabrik untuk melakukan perintah dari Manager Yu. Dia memperkenalkan dirinya pada semua pekerja di sana kalau dia adalah desainer dari tim Inlay, Gao Jie.
“Gao Jie? bukankah nama perancangnya Gao Hui? Siapa yang sebenarnya yang mendesain?”
“Gao Hui yang mendesain. Aku kemari untuk mempelajari lebih lanjut tentang industri ini,” jelas Gao Jie.
Tapi, pekerja itu makin kesal. Untuk apa Gao Jie kemari? Mau mencaritahu proses lalu memburu-burukan mereka untuk segera menyelesaikan produksi? Apakah Gao Jie adalah orang yang duduk dengan malas di kantor sepanjang hari dan berteriak menyuruh mereka untuk segera menyelesaikan produksi?!
“Tolong jangan salah paham. Aku baru saja datang untuk belajar. Tidak ada tujuan apapun,” jelas Gao Jie.
Salah seorang pekerja melapor kalau dia sudah melakukan segala cara tapi tidak bisa membuat seperti yang di desain. Dia merasa kalau desain itu lah yang salah. Supervisor menyuruh kalau mereka harus terus mencoba dengan cara lain.

Yu Zhi juga berada di pabrik dan sedang bicara dengan manager pabrik. Manager menjelaskan kalau mereka juga merasa cemas karena tidak bisa menyelesaikan tepat waktu, tapi semua juga mengalami tekanan. Dia juga tidak bisa mendesak. Dan dia merasa ada beberapa masalah dengan gamabar desain kali ini, hingga sulit di jadikan bentuk nyata. Bahkan tn. Wang yang memiliki pengalaman paling banyak, sudah melapor beberapa kali mengenai hal itu dan memberitahu kalau gambar desainnya tidak rasional. Tidak mungkin bisa di buat pelat.
“Jika ada masalah dengan gambar desain, mengapa kau tidak melaporkannya ke kantor?”
“Aku sudah melaporkan. Kepala Desainer baru di kantor, Gao Hui, terlalu bangga dan sombong. Bahkan sebelum aku mengucapkan beberapa patah kata, dia sudah mengomeliku. Tidak masalah jika dia memarahiku, tapi para pekerja tidak suka tentang itu. Mereka menolak melakukannya, apa yang bisa ku lakukan?”
“Bagaimana kalau begini saja, kau bawa aku ke pabrik untuk melihatnya,” pinta Yu Zhi.

Dan saat mereka tiba di sana, mereka melihat beberapa bekerja sedang mengerumuni Gao Jie dan tn. Wang. tn. Wang menunjukkan plat tatahan yang telah mereka lihat dan sangat tidak mungkin untuk dapat di bentuk sesuai desain Gao Hui. Gao Jie memperhatikan dengan seksama dan berkata kalau bisa di buat beberapa lubang kecil. tn. Wang langsung menjelaskan kalau seseorang menderita trypophobia, maka mereka tidak akan berani melihat perhiasan itu juga ada lubang di dalamnya.
tn. Wang juga menjelaskan kalau mereka sudah terburu-buru dengan tanggal deadline, tapi desain itu tidak masuk akal.
“Itu sebabnya kantor mengirimku kemari untuk membantu. Aku di sini bukan untuk memburu-burukan pekerjaan. Melainkan, untuk mencoba mencari solusi dengan kalian dan mencaritahu cara memecahkan masalah ini dengan kalian,” jelas Gao Jie.
tn. Wang masih emosi, dan manager langsung memintanya untuk tenang. Wakil Direktur Yu Zhi juga ada di sini untuk mencari jalan keluar masalah ini. Yu Zhi langsung membahas mengenai tn. Wang yang katanya sangat hebat, tapi hanya dengan sedikit kreatifitas di desain cincin tersebut, tn. Wang tidak bisa melakukannya? tn. Wang jelas makin kesal dan menyuruh Yu Zhi membuatnya sendiri kalau mengira semuanya begitu mudah.
“Biar aku coba buat. Aku seorang desainer baru. Tentu saja, aku tidak sepandai para guru. Tapi, jika aku bisa, aku yakin para Guru yang memiliki lebih banyak pengalaman dapat melakukannya dengan lebih baik,” ujar Gao Jie.
“Nona muda, kau telah mengekspresikan dirimu dengan keras. Aku dengan ini menyatakan, jika kau dapat membuat model yang lengkap, kami pasti akan bisa menyelesaikannya sesuai tanggal yang di tentukan.”
dan Gao Jie setuju.
--

Yan Kai datang untuk kencan buta di sebuah restoran. Dia berharap kalau pasangan yang datang nanti adalah wanita yang cantik. Dia mengirimkan pesan pada pasangannya. Dan ternyata, pasangan kencan butanya adalah Pin Zhen. Pin Zhen kaget karena pasangannya adalah Yan Kai.  
Yan Kai belum tahu kalau Pin Zhen adalah orang yang di tunggunya, langsung mengusir Pin Zhen. Sembari menceritakan kehebatan pasangannya yang adalah seorang dewi. Penulis web terkenal dan tulisan terbarunya adalah : “Pertemuan dengan 36 Pria Tampan.” Itu adalah karya yang terkenal. Dan dia berharap dapat menjadi pria tampan ke 37.
Dan saat itulah, Pin Zhen baru mengungkap jati dirinya. Yan Kai langsung shock.
--

Gao Jie telah menyelesaikan desain yang di anggap tidak masuk akal tersebut. Dan tn. Wang langsung mengaggumi Gao Jie yang memiliki kemampuan seperti ini. Gao Jie memberitahu kalau kakek dari pihak ibunya adalah pengrajin ukiran emas dan perak. Jadi, sejak kecil dia sudah melihat kakeknya mengerjakan hal seperti ini dan membuatnya tertarik.
Yu Zhi senang karena Gao Jie berhasil. Karena dia berpura-pura tidak mengenal Gao Jie, dia bertanya memastikan nama Gao Jie dan meminta Gao Jie membantu di pabrik hingga pekerjaan selesai. Padahal, mereka diam-diam saling tersenyum penuh arti.
--

tn. Wang diam-diam keluar dari pabrik. Dia menelpon Zi Yun dan melapor kalau tim Inlay mengirim seorang gadis muda untuk mengawasi mereka. Dan gadis itu cukup pintar, jadi tidak akan mudah melakukan yang Zi Yun perintahkan. Zi Yun berkata kalau tn. Wang harus tetap tenang dan melakukannya, dia yakin pasti bisa.
-Bersambung-


No comments:

Post a Comment