Thursday, August 15, 2019

Sinopsis Lakorn : Endless Love Episode 1 - part 3

2 comments


Sinopsis Lakorn : Endless Love Episode 1 - Part 3
Network : GMM 25
Phon mengantarkan Min ke sekolah menggunakan mobil nya. Dalam perjalanan, dia menanyakan,bagaimana Min akan pulang nanti nya. Dan Min menjawab bahwa dia ada memakirkan mobilnya di sekolah, sebelum dia pergi untuk makan siang. Lalu dengan bersamangat, Min menanyakan apakah Phon berniat untuk memberikan tumpangan nantinya. Dan Phon tertawa.

“Oh ya, gimana scnak yang ku berikan padamu kemnarin, enak?” tanya Min.
“Ya. Itu enak. Dimana kamu membelinya? Para perawat ingin tahu,” jawab Phon.
Min tidak mau memberitahu, jika Phon ingin, maka dia akan membelikan dan mengantar kan nya langsung. Phon pun mengomentari bahwa karena Min yang sering datang ke rumah sakit, maka para perawat pun mengira Min pacarnya. Dan dia bilang iya.
Mendengar itu, Min tersenyum senang. Tapi kemudian senyumnya memudar.
“Untukku, kamu akan selalu menjadi kecil, adikku tersayang,” kata Phon.
Sesampainya di sekolah. Min tanpa bersemangat pamit kepada Phon. Lalu dia turun dari mobil. Dengan sedih, dia mengingat kata- kata Phon barusan.

Min berteriak memanggil nama Day, dan berlari mendekatinya. Dan melihat itu, Day merasa terkejut, karena mengira Min mengikutinya.
“Aku tidak akan gila dan mengikuti kamu ke sini. Aku juga sekolah disini,” kata Min, menjelaskan dengan ketus. Lalu dia mengembalikan KTP milik Day.

“Bagus. Aku tidak ingin berhutang apapun padamu sekarang. Aku harap, kita tidak akan bertemu lagi,” balas Day.
“Aku juga.”
Tepat disaat itu, Day mendapatkan telpon yang mengabarkan bahwa rumahnya terbakar. Dan dengan panik, dia pun segera berlari untuk pulang.
Min tanpa sengaja mendengar pembicaraan itu, dan dia berlari mengejar Day. Dia menyuruh Day untuk pergi menggunakan mobil nya saja, karena jika tidak Day akan terlambat sampai ke rumah. Tapi Day menolak. Dan Min pun langsung menarik tangan Day untuk mengikutinya.

Diparkiran. Min menyerahkan kunci mobilnya kepada Day, dan ikut bersama dengan Day.
Sesampainya dirumah. Day ingin masuk ke dalam rumah nya yang terbakar untuk menolong Ayahnya. Tapi para petugas pemadam kebakaran mencegahnya, mereka menjelaskan bahwa mereka telah membawa Ayah Day keluar dari rumah barusan, tapi ntah kenapa Ayah Day kembali masuk ke dalam rumah. Dan sekarang, mereka tidak tahu keadaan Ayah Day di dalam rumah.
Sambil terbatuk- batuk, karena asap, Theep mengambil foto- foto Istrinya.

Day menerobos pertahanan para petugas pemadam kebakaran dan masuk ke dalam rumah. Dan melihat itu, Min merasa cemas.
Dibelakangnya, para tetangga berbisik- bisik tentang betapa kasihan nya Day yang harus menghasilkan uang sendiri demi menghidupi Ayahnya, tapi kejadian seperti ini malah terjadi kepada Day sekarang. Dan mereka mendoakan keselamatan Theep serta Day.
Mendengar itu, Min merasa bersimpati dan semakin cemas.
Day masuk ke dalam rumah sambil membawa handuk basah. Dia meletakan handuk tersebut ke wajah Ayahnya. Lalu setelah itu, dengan bantuan petugas pemadam kebakaran, mereka membawa paksa Theep yang tidak ingin keluar dari dalam rumah.
“Kaew! Kaew!” teriak Theep, sampai menggapai- gapai foto Istrinya yang ketinggalan.
Para tetangga merasa lega, ketika melihat Theep sudah keluar dari dalam rumah. Tapi mereka masih cemas, karena Day belum keluar.
Didalam rumah, Day mengambil beberapa foto Ibunya yang bisa di selamatkan.

Ketika akhirnya, Day keluar dari dalam rumah, para tetangga merasa sangat lega dan bertepuk tangan. Begitu juga dengan Min yang ikut bertepuk tangan pelan.

Day memandangin rumahnya yang terbakar.

Day memberikan foto Ibunya yang berhasil di selamatkannya kepada Ayahnya. Lalu dia dan petugas ingin memasangkan oksigen kepada Ayahnya, tapi Ayahnya menolak untuk memakai itu.
Min memperhatikan itu dari jauh.

Theep menlap foto Istrinya yang berdebu. Kemudian dia mencium foto Istrinya. “Hey, rumah siapa itu yang terbakar?” tanya Theep.
“Mengapa dia meninggalkan Ayahnya yang pikun sendirian di rumah? Dimana pengasuhnya?” pikir Min, bertanya- tanya.

Tepat disaat itu, Min mendengar pembicaraan para tetangga di sekitarnya.
Menurut gosip yang beredar, Day tidak sanggup membayar pengasuh Theep tepat pada waktu yang di tentukan, jadi pengasuh tersebut berhenti bekerja.
Mendengar itu, Min merasa bersalah kepada Day serta Theep, Ayah Day.

2 comments: