Sinopsis Web-KDrama : Wind-Bell Episode 10 END


Sinopsis Web-KDrama : Wind-Bell Episode 10 END
Images by : Naver TV Cast

Ibu duduk di teras rumah, menikmati angin yang bertiup. Daniel memberanikan diri untuk menemuinya lagi. Saat itu, Sang Woo juga tiba. Daniel datang karna ingin memberikan sesuatu untuk ibu.
Dia mengembalikan surat yang pernah ibu kirim padanya. Dia tidak menerima sisanya karena merasa ibu tidak akan menepati janjinya. Karena ibu tidak akan pernah menjemputnya.
“Terimakasih karena sudah kembali, Gun Woo. Dan juga… ibu minta maaf. Sangat-sangat minta maaf. Kau pasti menyalahkan ibu, bukan?” ujar Ibu.
“Tidak, “ jawab Daniel tersenyum.
Ibu semakin senang saat Daniel mau sarapan bersama mereka. Sembari ibu menyiapkan sarapan, Daniel dan Sang Woo duduk bersama di teras. Daniel membuka pembicaraan, dengan menyebut Sang Woo yang tidak banyak berubah. Kecanggungan di antara mereka sedikit mencair.
--
di Penerbitan Sung Woo,
Jong Hwa, Sung Min dan Yeo Jin mengadakan rapat bersama. Jong Hwa memberitahu kalau Daniel akan kembali ke US hari ini dan akan kembali saat buku yang sudah di terjemahkan di terbitkan. Dia akan melakukan konferensi pers dan juga interview.
Jong Hwa kemudian bertanya, apakah Yeo Jin di terima oleh LS Grup? Yeo Jin menjawab kalau dia gagal. Jong Hwa jelas senang mendengarnya. Yeo Jin kemudian berkata kalau dia akan menyapa Daniel sore ini di bandara. Jong Hwa sok perhatian menyuruh Yeo Jin untuk tidak usah mengantarkan Daniel ke bandara karna Yeo Jin pasti lelah.
--
Daniel, Ibu dan Sang Woo sarapan bersama. Mereka makan dengan lahap. Daniel juga tampak menikmati makanan masakan ibu.
--

Yeo Jin kembali ke mejanya. Sebenarnya, dia sudah lolos di LS Grup. Tapi, dia memilih untuk merobek kertas penerimaan-nya. Dan memilih fokus mengurus penerbitan versi terjemahan “The Promise.”
--
Daniel, Ibu dan Sang Woo sudah selesai sarapan. Mereka duduk bersama menikmati angin. Daniel memberitahu kalau dia akan kembali ke US hari ini. Ibu langsung bertanya, kapan Daniel akan kembali lagi?
“Bulan depan, saat buku-ku keluar. Aku akan kembali,” jawab Daniel.
Ibu senang mendengarnya. Daniel diam sesaat.
“Ibu,” panggil Daniel, untuk pertama kalinya. “Selama 5 tahun aku tinggal di sini, itu adalah tahun terbaik bagiku. Aku ingin memberitahu itu. Tapi, aku tidak bisa memberitahu siapapun. Jadi, aku menulisnya di dalam buku. Lima tahun yang ku habiskan di sini bersama mu dan Sang Woo adalah kekuatan dalam hidupku. Jadi… jangan merasa bersalah lagi. “Aku mengerti. Aku sudah melupakan semuanya.” Bukan itu yang ku maksudkan. Di saat aku pergi ke US, aku bersyukur untuk tempat ini dan untukmu, ibu.”
“Ya, Gun Woo. Aku tidak akan merasa bersalah lagi,” ujar ibu.
Daniel kemudian pamit pergi. Ibu memintanya untuk tidak pergi dulu dan makan malam bersama. Daniel hanya diam. Ibu kemudian meminta izin untuk memeluk Daniel.

Daniel langsung memeluknya dengan erat. Ibu sangat senang, dia meminta Daniel untuk kembali lagi. Dan Daniel mengiyakan.
Daniel kemudian bersalaman dengan Sang Woo. Dan kemudian, pergi keluar.
“Kak!” teriak Sang Woo, memanggil Gun Woo.
Dan itu membuat Daniel teringat dengan Sang Woo kecil.
“Mari minum soju bersama saat kau kembali, kak!” ujar Sang Woo.
“Oke!”
--
Angin yang bertiup di sini, pasti tiba di US, juga. Dan juga, angin yang bertiup dari US, pasti juga tiba di sini.

Suara dari lonceng angin, hadiah dari angin. Bunyi itu.  Seharusnya, terasa sama.
Aku akan kembali. Ketika aku kembali, mari kita bertemu. Terimakasih.
==Wind-Bell==



1 Comments

Previous Post Next Post