FIRST IMPRESSION : DEVIL JUDGE



KESAN PERTAMA : DEVIL JUDGE

Helloo…. Sepertinya ini kali pertamaku buat postingan khusus mengenai kesan pertama sebuah drama. Belakangan ini, aku beneran lagi merasa bosan nonton drama, karena sepertinya nggak ada drama dengan ide cerita yang memukau. 

MINE

Kemarin aku baru selesai nonton “MINE” dan itu karena direkomendasikan sama temanku. Ya udah, karena penasaran sama drama yang dipuji-puji temanku ini, aku coba nonton. Yess, dramanya menarik dan aku suka tapi pas menuju ending kok yah nggak puas gitu. 

Beneran mungkin lagi down aja. Aku jadi lebih sering nonton reality show aja, seperti Runningman episode lama, Return of Superman, 1 Night 2 Days, New Journey to the West season lama, the Sixth Sense, House on the Wheels, Yoo Quiz on the Block S1, Busted! and masih banyak lagi. Beneran deh, banyak banget reality show Korea yang menarik dan menghibur banget. Jadi, yah hari-hari ku habiskan dengan tontonan menghibur dan menenangkan jiwa. 


Nah, kemudian, aku kembali di rekomendasi sama temanku untuk nonton DEVIL JUDGE. And I get hooked. Dari awal drama ini dimulai, aku langsung yang wooww. 

Daftar pemain drama ini bisa dilihat dari screencapt dibawah ini. source-nya dari : asianwiki.com


Sampai aku membuat postingan ini, aku baru nonton sampai episode 04. Dan aku harap, dramanya nggak kehilangan alur ditengah-tengah menuju ending. 


Sinopsis Umum “The Devil Judge”

Selama masa kekacauan, seorang hakim mengubah pengadilan menjadi sesuatu seperti reality show dan menghukum orang jahat tanpa ampun.

Kang Yo-Han (Ji Sung) adalah seorang hakim. Dia memiliki penampilan aristokrat dan selera yang elegan. Dia menghukum orang-orang yang korup dan serakah dengan kekuasaan. Kang Yo-Han memiliki sebuah rahasia.

Jung Sun-A (Kim Min-Jung) adalah direktur eksekutif Yayasan Tanggung Jawab Sosial. Dia pintar dan cantik. Dia juga musuh Kang Yo-Han. Jung Sun-A terlibat dengan orang-orang penting dari berbagai kalangan sosial seperti politik dan ekonomi. Dia memiliki kekuatan untuk mengendalikan negara dengan menggunakan hubungannya.

Kim Ga-On (Jin Young) adalah seorang hakim pemula. Dia telah mengalami masa-masa sulit sejak orang tuanya meninggal ketika dia masih kecil, tetapi dia bisa menjadi hakim setelah menghabiskan banyak usaha.

Yoon Soo-Hyun (Park Gyu-Young) adalah seorang detektif. Dia adalah teman lama Kim Ga-On dan dia mengejar rahasia Kang Yo-Han.

--

Nah, aku minta maaf kalau tulisan ini mengandung spoiler dan membuat kalian yang belum menonton merasa terganggu. Jadi, buat yang paling anti-spoiler bisa berhenti baca mulai dari sini.


Dari awal drama ini mulai, dia udah ngasih catatan yang begini artinya menurut subtitle : “Drama ini berlatar dalam distopia khayalan Korea. Dan semua tokoh, organisasi, dan perisitwa adalah fiksi.”

Nah, kata ‘distopia’ ini saja sudah menarik buat ku. Menurut berbagai sumber ‘distopia’ merupakan kebalikan dari utopia (ideal), merupakan suatu komunitas atau masyarakat yang tidak didambakan atau terkesan menakutkan. Untuk lebih jelasnya, kalian bisa cari tahu melalui internet, buku dll.




Episode 01 drama ini masih fokus mengenai perkenalan karakter-karakter. Episode dimulai dengan pembukaan pidato yang membicarakan keadaan negara mereka selama 2 tahun ini. Jadi, digambarkan kalau selama 2 tahun ini, negara mengalami berbagai masalah sejak wabah menyebar ke seluruh negeri. Banyak perusahaan yang tutup dan semakin banyak gelandangan. Kesejangan sosial semakin besar. Kerusuhan terjadi dimana-mana. Pokoknya keadaan benar-benar kacau. Masyarakat juga semakin kehilangan kepercayaan dengan pemerintah. 


Dan demi memperbaiki hal ini, dibuatlah hukum baru, dimana persidangan akan dilakukan secara live dan masyarakat boleh ikut memberikan pendapatnya. Hakim terpilih yang akan memimpin persidangan adalah Kang Yo Han. Kang Yo Han adalah hakim yang sangat misterius, unik dan quirky menurutku. 


Nah, siapapun pasti ada sedikit kecurigaan mengenai alasan hukum itu dibuat. Banyak orang – orang penting dibalik dibentuknya hukum tersebut dan tentu mereka mengharapkan sesuatu hingga berani mengambil resiko itu. Salah satu orang yang curiga adalah Ketua MA, sehingga dia mengutus hakim baru bernama Kim Ga On untuk mengawasi sekaligus menyelidiki Kang Yo Han.



Yang buat drama ini menarik karena kita nggak bisa menebak maksud sebenarnya dari semua tindakan Kang Yo Han, termasuk motifnya dan apa yang diincarnya. Awalnya, semua mengira Kang Yo Han akan memihak orang yang berkuasa dan melepaskan hukuman berat pada orang-orang tersebut. Salah satu orang yang mengira hal itu adalah Ga On. Contohnya saja, diepisode 1 ini, Kang Yo Han harus melakukan persidangan terhadap sebuah perusahaan besar terkait pencemaran lingkungan akibat limbah pabrik perusahaan tersebut, membuat masyarakat yang mayoritas lansia keracunan yang berakibat kematian atau cacat seumur hidup.


Semua orang menuntut hukuman berat untuk perusahaan tersebut. Boss perusahaan mah merasa tenang saja karena dia yakin bisa lolos dari hukuman. Dia sudah menyuruh pengacaranya mempersiapkan semuanya. Bahkan untuk kemungkinan terburuk jika mereka tetap harus dihukum, pengacaranya sudah menyuruh bossnya itu untuk merubah pernyataan sebagai kelalaian agar hukuman maksimal penjara yang diterima hanya 5 tahun.


Saat persidangan dimulai, semua berjalan lancar. Ga On juga udah makin curiga kalau Yo Han memang membiarkan semuanya lancar dan akan menyatakan perusahaan tersebut nggak bersalah. Dia berpikiran seperti itu, karena diam-diam memasang penyadap di ruangan Yo Han dan mendengar pembicaraan mencurigakan Yo Han.



Tapi, semakin berjalannya persidangan, Yo Han nggak kelihatan sama sekali seperti membantu si perusahaan ini. Sebaliknya, malah disudutkan. Semua bukti palsu yang diberikan si perusahaan bisa dibantah. Karena sudah kehabisah cara, si pengacara nyuruh bosnya untuk mengaku salah tapi dengan pernyataan sebagai kelalaian agar cuma dihukum 5 tahun penjara.



Dan untuk menentukan apakah bos perusahaan ini bersalah atau tidak adalah masyarakat, melalui sistem voting. Kan sudah diberitahu kalau dari awal, persidangan disiarkan secara live dan semua masyarakat yang akan menjadi jurinya. Caranya? Menggunakan aplikasi DIKE. Di aplikasi itu akan ada dua tombol yang bisa dipilih masyarakat, untuk memberikan pendapat apakah si terdakwa bersalah atau tidak. 


Hasilnya, mayoritas suara sebesar 97 persen menyatakan bos perusahaan bersalah dan akan dihukum. Ga On udah cemas karena hukuman maksimal yang bisa diberikan sesuai hukum adalah 5 tahun penjara. 


Nah, ini nih yang buat aku langsung woww! Gokil! Saat Yo Han membacakan hukuman untuk terdakwa adalah saat yang paling seru. Hukuman maksimal memang 5 tahun, tapi Yo Han memberitahukan hukum lain mengenai hukuman yang diterima berdasarkan jumlah korban. Korban akibat dari kelalaian itu adalah 47 orang. Jadi, hukuman yang diterima adalah 47 x 5 = 235 tahun.





Gila kan?! Semua sampai tercengang. Benar-benar diluar dugaan. Masyarakat puas. Tapi, para petinggi atas mulai gusar. 



Pandangan Ga On sama Yo Han juga mulai berubah, ngira Yo Han ini baik. Tapi, itu hanya sesaat. Karena saat salah seorang keluarga korban datang mengucapkan terimakasih sama Yo Han sambil menangis dan memeluknya, Yo Han malah menguap. Yang lain tidak memperhatikan, tapi Ga On melihatnya.

Di episode 2 s.d 4, kita mulai pelan-pelan mencoba menyingkap masa lalu dan tujuan Yo Han. Termasuk keanehan dari Yayasan Tanggung Jawab Sosial.

Ga On semakin curiga dengan sikap aneh Yo Han, karena ternyata Yo Han menggunakan ‘cara-cara yang tidak sesuai hukum’ agar si pelaku ini tersudut. Tapi, Yo Han juga ada benarnya sih menurutku. Memang adil seperti apa yang diharapkan? Contohnya ini, bos perusahaan ini, punya pekerja ribuan. Kalau dia masuk penjara dan perusahaannya hancur, ribuan pekerja otomatis pengangguran. Tapi, masyarkat ingin dia dihukum karena perbuatannya memang salah. Hal mengenai ‘keadilan’ itu memang rumit dan sulit dipahami. Setiap orang punya pemahaman berbeda.

Pokoknya, ini beneran seru. Apalagi Yo Han juga mulai mengincar satu persatu petinggi yang padahal juga salah satu orang yang membuat hukum persidangan live ini terwujud. Ibaratnya, Yo Han ini menggigit tuan-nya sendiri. Tapi, hukuman yang diberikan Yo Han juga benar-benar nggak terduga.



Aku itu udah ngerasa Yo Han mengincar orang-orang di atasnya untuk menjatuhkan mereka, maybe. Dan buktinya dia mengincar anak Menteri Kehakiman yang benar-benar kurang ajar. Anak ini beneran nggak ada sopan santun dan bertindak sesukanya karena merasa punya power dan uang yang bisa melindunginya dari berbagai hukum, apalagi Ibunya adalah Menteri Kehakiman. Anak ini terlalu sering memukuli orang dan ugal-ugalan di jalanan.  Dan kalau ada yang nuntut, dia bakal selesaikan pakai uang atau malah ancaman. Nah, kasusnya bisa sampai ke persidangan karena dia memukuli tiga orang pekerja di sebuah restoran kecil, jadi di tuntut. Dari 3 orang itu, akhirnya cuma 1 orang yang tetap nuntut sampai akhir karena nggak bisa disuap dan diancam. Tapi, terakhirnya pun, orang ini narik tuntutannya. Kalau nggak ada yang nuntut, maka masalah dianggap selesai. Masalahnya, Yo Han mengizinkan orang-orang yang pernah terkena masalah dengan anak itu, untuk mengadu dan melaporkan. Langsung deh, banyak banget masuk laporan terkait anak ini. Jadi, kasusnya bukan lagi menjadi kasus tuntutan biasa tapi kasus residivis (maaf kalau salah). Intinya, dia udah terlalu sering menerima laporan, jadi, kini kasusnya tetap akan bisa dilanjutkan walaupun yang menuntut sudah menarik tuntutannya. 



Sayang sekali, kali ini, dia harus berhadapan dengan Yo Han. Power dan uangnya itu beneran nggak guna di depan Yo Han. Ibunya yang Menteri saja tidak bisa menolongnya. Hm, sebenarnya bisa sih. Soalnya, Yo Han bilang akan membebaskan putranya kalau si Menteri mengakui kesalahan tuntutan hukuman yang dulu pernah dibuatnya saat menjadi hakim. Jadi, waktu jadi hakim, si Menteri ini pernah membuat seorang pria nggak bersalah jadi bersalah atas tuduhan suap dan akhirnya pria ini bunuh diri.




Tapi, bagi Menteri, posisinya jauh lebih berharga daripada putranya. Dia melakukan konferensi pers dan menyatakan mendukung jika putranya dihukum kalau bersalah. Yah udah, Yo Han melakukannya, toh Ibu si anak ini juga lebih memilih kekuasaan. Ayah si anak ini yang benar-benar berusaha menyelamatkan anaknya dari awal. Dia sampai datang ke persidangan dan bilang kalau anaknya jadi seperti ini karena salah mereka sebagai orang tua. Pengacaranya juga membela dengan kata – kata berlebihan.



Nah, perkataan mereka itu yang di pakai si  Yo Han untuk memutuskan hukumannya. Apalagi hasil voting DIKE bilang anak ini bersalah. Dan hukumannya adalah… 30 cambukan. Udah gitu, Yo Han bilang hukuman ini berdasarkan hukum baru yang baru-baru ini diresmikan sama Menteri Kehakiman, ibu dari anak itu. Ditambah lagi, hukuman cambukan akan disiarkan live.

Yoon Soo Hyun




Kang Yo Han (masa remaja)

Gokil sih! Udah gitu, masa lalu Yo Han ini beneran misterius. Waktu Ga On nyoba nyari tahu masa lalunya ini dengan bantuan sahabatnya, Yoon Soo Hyun, yang bekerja sebagai detektif, dia menemukan teman SD Yo Han.  Teman SD Yo Han ini bilang si Yo Han adalah Iblis. Soalnya dulu, Yo Han mengadu domba anak kaya dan miskin di kelas mereka. 




Nah, bukti kalau Yo Han seperti Iblis ini yang nggak bisa didapatkan Ga On. Makanya, pas dia diselamatkan Yo Han dan di bawa ke rumah Yo Han, Ga On mencoba mencari tahu masa lalu Yo Han. Oh ya, dia diselamatkan dari bom. Jadi, ada yang diam-diam memasang bom di ruang kerja Yo Ha. Dan Ga On yang waktu itu mau mengambil kembali penyadap, mendengar suara bip-bip jadi dia langsung menarik Yo Han. Tapi, akhirnya, malah Yo Han yang menyelamatkannya.

Hal ini dimanfaatkan Yo Han untuk menarik simpati publik untuk semakin dipihaknya. 






Isaac dan keluargannya

Tapi, di episode 04, aku jadi kasihan sama Yo Han saat dia menceritakan masa lalunya. Yo Han ini punya abang bernama Isaac yang meninggal dalam kebakaran di sebuah gereja saat melakukan donasi. Isaac ini wajahnya mirip sama Ga On. Waktu itu, yang ada dalam kebakaran ini, adalah orang-orang yang diincar Yo Han sekarang ini. Kalau dari cerita Yo Han, saat kebakaran itu, Isaac dan istrinya meninggal. 





Dan Yo Han berhasil menyelamatkan Elijah, anak dari Isaac. Sayangnya, Elijah ini lumpuh karena peristiwa itu. Waktu nontonnya aku meringis dan geram sih, soalnya kaki Elijah ini ketimpa sama kursi kayu gegara si Menteri Kehakiman itu. Udah jelas Elijah nangis, tapi bukannya minggir, malah semakin ditekan gara-gara dia buru-buru mau menyelamatkan diri dari kebakaran.


Kan nampaknya kasihan, tapi aku kurang yakin karena diakhir ekspresi Yo Han itu mencurigakan setelah menceritakannya pada Ga On. 




Btw, Yo Han ini anak haram. Jadi, ayah Isaac ini kan lagi berduka gegara istrinya meninggal, terus diajak keluar sama temannya. Pas mabuk, dia menghamili pelayan bar. Pelayan ini nuntut uang sama ayahnya dan meninggalkan Yo Han. Yo Han udah mau dibuang, tapi Isaac yang mencegah. Yo Han walau tinggal dikeluarga kaya, tapi nggak menikmati kekayaan. 


Kamarnya itu ruang bawah tanah dan ayahnya sering memukulinya. Ayahnya cuma sayang sama Isaac. Dan untungnya Isaac sayang sama Yo Han. Alasan ayahnya begitu benci sama Yo Han karena Yo Han begitu mirip dengannya sementara Isaac mirip seperti istrinya.



Ayahnya ini bilang kalau suatu saat Yo Han akan membunuh Isaac. Dan ini yang sepertinya di percayai sama pelayan rumah Yo Han. Soalnya, setelah ayahnya meninggal dan uangnya diwariskan pada Isaac, beberapa bulan kemudian, Isaac meninggal dan hartanya jatuh sama Yo Han. Jadi, dia merasa seperti Yo Han merebut harta Isaac dan mungkin membunuhnya (?)

Sebenarnya, berdasarkan cerita Yo Han sama Ga On, abangnya itu mau mewariskan semua harta ayah mereka pada Yayasan Tanggung Jawab Sosial itu. Makanya, diadakan acara di gereja tersebut dan kemudian kebakaran terjadi.


Tapi, Jung Sung A, sekretaris Yayasan Tanggung Jawab Sosial, ini bilang sama Ga On saat mereka bertemu, kalau setelah abangnya meninggal, Yo Han datang ke tempat mereka dan membatalkan semua donasi. Yo Han sampai bawa dokter untuk menyatakan abangnya nggak dalam kondisi pikiran bisa membuat keputusan.



Jung Sung A ini beneran nggak kalah misteriusnya sama Yo Han. Dia ngakunya sekretaris, tapi cara bicaranya sangat pintar. Dia bisa menyindir tanpa terlalu kentara. Cara bicaranya juga aneh bagiku. Lebih anehnya, dia yang mengendalikan Ketua Yayasannya. Sepertinya, dia memalsukan identitasnya sebagai seorang sekretaris.


Ga On juga sama menariknya. Aku beneran penasaran sama masa lalunya apalagi saat melihat tattoo yang ada di pundaknya. Hmm.



Tentu saja, semua ini pasti terkait dengan kebakaran 10 tahun yang lalu itu. Mengenai dalang pembakaran. Kenapa kasus ditutup begitu saja dll.

Semua karakter drama ini beneran buat penasaran. Makanya, aku semangat nontonnya! 


Bekas luka yang didapat Yo Han dari kebakaran

Mungkin aku akan buat reviewnya setiap minggu kalau sempat. Anw, thank u udah baca cuap-cuap panjangku ini. Gracias!

Foto Isaac bersama putrinya, Elijah

Elijah sekarang


Post a Comment

Previous Post Next Post